Unilever Indonesia Tunjuk Hendri Widiarta sebagai Direktur
Hendri Widiarta
PT Unilever Indonesia Tbk mengumumkan penunjukan Hendri Widiarta sebagai Direktur, setelah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan di kantor pusat Perseroan di BSD, Tangerang, Rabu (15/10).
Pengumuman ini disampaikan bersamaan dengan pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose), di mana Perseroan melaporkan kinerja keuangan yang stabil pada paruh pertama 2025 dan menegaskan kembali komitmennya untuk terus tumbuh, didorong oleh inovasi, disiplin dalam eksekusi, dan peningkatan kapabilitas seluruh talenta Perseroan.
Pada semester pertama 2025, Perseroan mencatat penjualan bersih sebesar Rp 18,2 triliun dan laba bersih sebesar Rp 2,2 triliun. Meski mengalami penurunan secara tahunan (year-on-year) akibat penyesuaian di berbagai kategori dan kanal penjualan, Perseroan menunjukkan perbaikan bertahap dibandingkan paruh kedua 2024, menandai awal pertumbuhan yang berkelanjutan.
Hendri Widiarta adalah warga negara Indonesia dengan pengalaman lebih dari 28 tahun dalam memimpin bidang Sumber Daya Manusia (SDM) di berbagai sektor industri. Sepanjang kariernya, Hendri telah menempati posisi-posisi senior di tingkat nasional, regional, maupun global, dengan fokus pada pengembangan budaya organisasi, transformasi organisasi, dan pengelolaan talenta secara strategis.
Pada posisi terakhirnya, Hendri menjabat sebagai Senior Vice President Human Resources, APAC di B. Braun, perusahaan global di bidang perangkat medis dan farmasi yang berpusat di Jerman dan beroperasi di lebih dari 60 negara. Ia memimpin fungsi SDM untuk 17.000 karyawan di kawasan Asia Pasifik, menjadikan strategi SDM sebagai faktor kunci untuk mendukung kinerja bisnis.
Di awal kariernya, Hendri pernah menjabat sebagai pemimpin senior di bidang SDM di SC Johnson, RGE Group (APRIL, Pacific Oil & Gas), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk, menunjukkan keahlian mendalam dalam pengembangan kemampuan SDM dan transformasi organisasi.
Hendri menggantikan Willy Saelan, yang menjabat sebagai Direktur sejak 2015, mengakhiri kariernya di Unilever Indonesia setelah 30 tahun berkontribusi signifikan dalam pembangunan budaya Perseroan, pengembangan kepemimpinan, dan strategi SDM.
“Saya telah lama mengagumi nilai-nilai Unilever serta komitmennya dalam mengembangkan talenta sebagai kekuatan utama. Merupakan sebuah kebanggaan bagi saya mengemban tanggung jawab besar ini. Saya siap bekerja sama dengan tim untuk meningkatkan kapabilitas, mempercepat pencapaian kinerja, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh karyawan, konsumen, pelanggan, dan para pemangku kepentingan,” kata Hendri.
Benjie Yap, Presiden Direktur Unilever Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Willy Saelan atas dedikasi, kepemimpinan dan fondasi SDM selama beberapa dekade terakhir.
“Dengan bergabungnya Hendri ke dalam Dewan Direksi, Perseroan akan tetap fokus memperkuat kapabilitas SDM dan mendorong transformasi menuju fase berikutnya. Bersama, kami bertekad menumbuhkan inovasi, menanamkan budaya kinerja tinggi, dan menegakkan disiplin dalam eksekusi demi mencapai pertumbuhan berkelanjutan bagi Perseroan dan masyarakat yang kami layani. Dengan pengalaman yang luas, kami yakin Hendri akan memberikan keahlian berharga dan kontribusi signifikan bagi Perseroan maupun industri, khususnya dalam memperkuat budaya unggul, mengembangkan talenta yang siap menghadapi masa depan, serta mendorong tercapainya ambisi strategis kami,” jelas Benjie Yap.
Setelah RUPSLB hari ini, susunan Dewan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
- Benjie Yap, Presiden Direktur
- Neeraj Lal, Direktur
- Alejandro Meinardo Jr Santos Concha, Direktur
- Vandana Suri, Direktur
- Enny Hartati Sampurno, Direktur
- Hendri Widiarta, Direktur