Acer Indonesia Ajak Masyarakat Aktif Kumpulkan Limbah Elektronik dan Dikelola Secara Aman

0
65
Reporter: Rommy Yudhistira

Acer Indonesia meluncurkan gerakan “Kelola e-waste, Sayangi Bumi” yang menjadi bagian dari inisiatif berkelanjutan. Melalui gerakan itu, Acer Indonesia mengajak masyarakat secara aktif mengumpulkan limbah elektronik atau e-waste yang akan dikelola secara aman dan optimal untuk meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan.

President Director Acer Indonesia Leny Ng mengatakan, mengelola limbah elektronik menjadi semakin penting, mengingat rata-rata setiap orang di dunia menghasilkan limbah elektronik sebanyak 7 kilogram (kg) per tahun. Berdasarkan laporan Global E-Waste Monitor 2024, volume limbah elektronik secara global mencapai 62 juta ton pada tahun 2022, dan diproyeksikan naik menjadi 82 juta ton pada 2030.

Khusus di Indonesia, kata Leny, diperkirakan menghasilkan kurang lebih 1,9 juta ton limbah elektronik pada 2022. Namun, hanya sekitar 17,4% yang dikelola dengan baik.

Jika tidak dikelola dengan benar, kata Leny, limbah tersebut berisiko melepaskan logam berat, dan polutan ke tanah, air, serta udara. Limbah elektronik pun menimbulkan dampak kesehatan dan ekologis.

“Bagi Acer, teknologi bukan hanya soal inovasi, tetapi juga tanggung jawab. Untuk itu, melalui gerakan pengelolaan e-waste yang juga bagian dari inisiatif #SayangBumi, kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama mengumpulkan sampah elektronik, untuk selanjutnya dikelola secara aman dan bertanggung jawab,” kata Leny dalam keterangan resminya pada Selasa (14/10).

Baca Juga :   Pemerintah Diminta Lakukan Kajian dan Susun Formulasi Antisipasi Resesi 2023

Leny melanjutkan, program pengumpulan limbah akan dilakukan mulai dari 14 Oktober-17 Desember 2025, dengan target sebanyak 2 ton limbah elektronik. Acer menetapkan titik pengumpulan limbah elektronik di Acer Exclusive Store, toko mitra, sekolah, dan tempat strategis lainnya.

Nantinya, kata Leny, pihaknya akan mengonversi jumlah limbah elektronik yang terkumpul menjadi ribuan penanaman pohon. Untuk 1 kg limbah elektronik yang terkumpul, Acer akan menanam 1 bibit pohon di kawasan konservasi Sentul Eco Forest pada Januari 2026.

Acer Indonesia berkomitmen untuk menanam hingga 2000 bibit pohon untuk 2 ton limbah elektronik yang terkumpul.

“Gerakan ini merupakan investasi bersama bagi masa depan bumi dan generasi mendatang, sekaligus wujud optimisme kami bahwa langkah kecil yang kita semua lakukan hari ini, dapat membawa perubahan besar di masa mendatang,” ujarnya.

Leave a reply

Iconomics