Allianz Life Indonesia Bersama HSBC Indonesia Bidik Nasabah Affluent dengan Asuransi Jiwa Berjangka
Allianz Indonesia dan HSBC Indonesia luncurkan produk baru asuransi jiwa/DOk. Allianz
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) bersama PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) menghadirkan produk baru asuransi jiwa berjangka untuk nasabah yang memiliki rencana finansial jangka panjang. Produk tersebut adalah Premier Sovereign Assurance.
“Kami melihat bahwa kebutuhan nasabah saat ini tidak hanya proteksi yang kuat, tetapi juga solusi yang dapat membantu menjaga rencana finansial jangka panjang tetap berada pada jalurnya ketika risiko kehidupan terjadi. Premier Sovereign Assurance kami hadirkan sebagai bagian dari upaya Allianz Life Indonesia bersama HSBC Indonesia untuk solusi proteksi yang relevan, dengan struktur manfaat yang kuat sekaligus memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam menyesuaikan perlindungan dengan tahapan kehidupan dan prioritas finansial mereka,” kata Ancilla Lily, Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia dalam keterangannya.
Dalam konteks wealth planning, proteksi menjadi semakin relevan sebagai fondasi untuk menjaga kesinambungan tujuan finansial, khususnya ketika nasabah juga perlu menyeimbangkan kebutuhan keluarga, perencanaan pensiun, pendidikan, dan keberlanjutan kualitas hidup.
Sumirat Gandapraja, Head of Networks Sales and Distribution HSBC Indonesia menambahkan bahwa melalui berbagai interaksi dengan para nasabah, pihaknya memahami bahwa nasabah affluent saat ini memiliki ekspektasi yang sangat spesifik dalam perencanaan keuangan mereka. Mereka adalah para perencana yang terstruktur, visioner, dan menuntut kepastian tinggi (high certainty) untuk proteksi diri dan keluarga, terutama dalam mengawal masa produktif, melindungi aset dari risiko utang, serta memastikan dana pendidikan anak berjalan tanpa kendala.
Allianz menyabut Premier Sovereign Assurance memberikan perlindungan jiwa hingga 300% dari Uang Pertanggungan. Produk ini tersedia dalam pilihan mata uang IDR dan USD, dengan masa asuransi 20 atau 30 tahun serta pilihan masa pembayaran premi selama 3, 5, atau 10 tahun. Untuk melengkapi perlindungan yang optimal, tersedia opsi perpanjangan masa asuransi tanpa re-underwriting atau pemeriksaan medis ulang, sehingga nasabah memiliki keleluasaan lebih dalam menyesuaikan perlindungan dengan perkembangan kebutuhan hidup dan perencanaan finansial mereka dari waktu ke waktu.
Dalam keterangannya, Allianz menyampaikan tersedia juga manfaat akhir kontrak hingga 150% dari total premi yang telah dibayarkan untuk polis Rupiah dan hingga 75% untuk polis USD.