Kimia Farma Diagnostika dan Anak Usaha Kalbe Farma Perluas Jangkauan Vaksinasi di Indonesia
PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) menjalin kerja sama strategis dengan PT Kalventis Sinergi Farma/Dok. KFD
PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) menjalin kerja sama strategis dengan PT Kalventis Sinergi Farma (Kalventis). Kerja sama ini menggabungkan keunggulan jaringan laboratorium dan klinik KFD yang tersebar di seluruh Indonesia dengan pasokan beragam vaksin dari Kalventis.
Direktur Utama KFD, Arie Genipa menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan langkah konkret dalam memperluas layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
“Semangat kemerdekaan adalah semangat untuk maju bersama. Kami percaya melalui kerja sama yang sinergis, dengan vaksinasi adalah salah satu kunci utama dalam membangun masyarakat yang sehat. Dengan dukungan PT Kalventis Sinergi Farma, kami dapat memastikan ketersediaan vaksin yang aman, efektif, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Arie dalam keterangannya.
Direktur Kalventis, Vidi Agiorno Metupawan mengatakan langkah ini selaras dengan upaya keberlanjutan Kalbe untuk menciptakan masyarakat yang sehat di segala usia.
“Kami menyambut baik kemitraan strategis antara Kalventis dan KFD. Kami percaya bahwa kolaborasi ini dapat memperkuat komitmen Kalventis untuk memperluas akses kesehatan dan cakupan vaksinasi dengan menyediakan vaksin yang bermanfaat dalam mencegah penyebaran penyakit menular dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” kata Vidi dalam keterangannya.
Kerja sama ini juga bertujuan untuk memperluas akses layanan vaksinasi bagi masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen kedua perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan kesehatan preventif. Melalui kolaborasi ini, KFD menyediakan fasilitas, tenaga medis, serta jaringan klinik dan laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia, sementara Kalventis akan mendukung ketersediaan pasokan vaksin dengan mengedepankan mutu yang terjamin.
Jenis vaksin yang disediakan Kalventis adalah vaksin untuk anak-anak, dewasa, serta vaksin khusus untuk pencegahan penyakit menular tertentu. Layanan vaksinasi akan tersedia di seluruh jaringan Klinik Kimia Farma, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan tersebut.
Di Indonesia, cakupan vaksinasi memiliki tantangan tersendiri. Di usia anak-anak, WHO mencatat terdapat 14,5 juta anak di dunia yang belum mendapatkan vaksinasi pada 2023. Adapun untuk usia dewasa, Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB Papdi) menyebutkan cakupan imunisasi dewasa di Indonesia per Maret 2024 hanya 0,5 per 1.000 penduduk. Hal ini menunjukkan masih banyak masyarakat Indonesia, baik muda maupun tua, yang belum terlindungi dari risiko penyakit menular yang bisa dicegah dengan vaksinasi.