Pengguna Tokopedia Kini Sudah Bisa Menggunakan Indodana PayLater
Jerry Anson, Vice President of Business; Operations Indodana/iconomics
Platform fintech lending dan paylater Indodana berkolaborasi dengan Tokopedia merilis fitur pembayaran digital ‘Indodana PayLater’ sebagai solusi alternatif metode pembayaran saat belanja di Tokopedia.
Fitur baru ini merupakan bentuk kerja sama strategis perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan layanan, kemudahan transaksi dan pemerataan ekonomi secara digital sekaligus mendorong inklusi keuangan untuk masyarakat Indonesia.
“Ini kolaborasi yang sangat penting untuk kami Indodana dan Tokopedia dalam mendukung visi kami untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini bisa semakin mendukung transaksi masyarakat Indonesia di tengah kondisi pandemi sekarang,” ujar Jerry Anson, Vice President of Business & Operations Indodana, dalam acara virtual press conference kolaborasi Indodana & Tokopedia, Jumat (11/12).
Berdasarkan hasil riset dari Bain & Company tahun 2019 terungkap baru sebanyak 42 juta jiwa penduduk dewasa Indonesia yang sudah mendapat layanan finansial melalui institusi perbankan (banked). Sisanya, 47 juta jiwa penduduk dewasa sudah memiliki rekening bank tetapi belum mendapat layanan finansial lainnya (under-banked) dan 92 juta jiwa penduduk Indonesia belum tersentuh layanan finansial atau perbankan (un-banked).
Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indodana dan Tokopedia dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Adapun berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi Keuangan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2019, terungkap indeks inklusi keuangan di Indonesia baru mencapai 76,19%.
“Konsep ‘buy now, pay later’ ini kami harapkan bisa semakin memudahkan masyarakat Indonesia, khususnya segmen under-banked yang masih belum terjangkau oleh institusi keuangan formal, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Jerry.
Indodana PayLater sendiri merupakan sistem pembayaran digital berizin OJK yang didukung oleh manajemen risiko mutakhir berbasis Artificial Intelligence, sistem keamanan bersertifikasi ISO 27001, serta proses collection yang sesuai dengan standar OJK. Hingga saat ini, Indodana PayLater telah tersedia sebagai metode pembayaran di lebih dari 150 merchants di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Senior Lead Business Development (Fintech) Tokopedia, Marina Ivana Tjuanda, mengungkapkan Tokopedia selalu mengedepankan kolaborasi dengan para mitra strategis yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), salah satunya Indodana.
“Kami sebagai perusahaan teknologi di Indonesia tentunya selalu mengedepankan kolaborasi dengan mitra-mitra strategis kami termasuk di bidang teknologi finansial dimana salah satunya adalah Indodana untuk selalu ada dan selalu bisa mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan harian dan menciptakan peluang melalui platform teknologi kami,” ujar Mariana.
Saat ini, tambah Mariana, di Tokopedia sudah memiliki sekitar 50 metode pembayaran yang dapat mempermudah masyarakat melakukan transaksi pembelian berbagai kebutuhan melalui Tokopedia. “Dan tentu saja ini juga demi mendukung inklusi keuangan di Indonesia. Sejak 2018, Tokopedia sudah menghadirkan fitur pay later untuk membantu masyarakat terutama yang belum memiliki akses ke layanan perbankan seperti kartu kredit,”ujarnya.
Transaksi pay later ini mengalami peningkatan yang pesat selama masa pandemi ini. Pada Oktober 2020 transaksi pay later di Tokopedia, ungkap Mariana naik hampir dua kali lipat dibandingkan pada Februari 2020 sebelum pandemi Covid-19.
Indodana PayLater kini dapat digunakan oleh lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari (mulai dari produk makanan & minuman, kecantikan, elektronik, home & living, handphone/tablet, hingga otomotif) melalui sistem pembayaran fleksibel dan opsi cicilan yang bervariatif.
“Kami optimis fitur ‘Indodana PayLater’ di Tokopedia akan memberikan dampak positif seperti halnya meningkatkan inklusi keuangan, mendorong peningkatan daya beli masyarakat, membantu percepatan pemulihan ekonomi hingga terus mendukung perputaran roda ekonomi Indonesia melalui sektor e-commerce di tengah kondisi pandemi,” ujar Jerry.