UOB Indonesia Perluas Mitra Proyek Tenaga Surya

0
1022

Kantor UOB/Dok. UOB

“Melalui inisiatif seperti U-Solar, industri ekosistem solar pertama di Asia, kami hadir untuk membantu mendorong pengembangan industri tenaga surya dan mendorong penggunaan energi terbarukan yang pada gilirannya akan mempercepat kemajuan dari kawasan ASEAN menuju tercapainya ekonomi rendah karbon. Bersama dengan mitra dan nasabah kami, kami akan membangun masa depan yang berkelanjutan untuk ASEAN yang lebih baik,” kata Frederick dalam siaran pers tertulis.

Di Indonesia, Wholesale Banking Director UOB Indonesia Harapman Kasan mengatakan bahwa program U-Solar ini sejalan dengan fokus pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan melalui tenaga surya.

“Kami meyakini bahwa Perpres tentang Energi Terbarukan ini akan menghadirkan kondisi yang lebih kondusif bagi kemajuan sektor energi terbarukan di Indonesia, termasuk pertumbuhan industri panel surya,” kata Harapman.

Ia mengatakan pihaknya optimistis dengan masa depan tenaga surya di Tanah Air dan permintaan yang kuat dari konsumen dan dunia usaha. Menurut Harapman, program U-Solar UOB yang diluncurkan pada akhir tahun 2019 ini kian diterima luas dan pihaknya memiliki serangkaian proyek yang tengah dipersiapkan. Pihaknya akan terus membangun kesadaran masyarakat akan manfaat tenaga surya dan memperluas mitra ekosistem lokal selain SEDAYU Energy dan TML Energy.

Baca Juga :   Ada Kewenangan Pemblokiran di UU P2SK, OJK Perintahkan Bank Blokir Rekening Judi Online

Perusahaan kecil dan menengah (UKM) juga turut mendapatkan manfaat dari program U-Solar seiring dengan upaya keberlanjutan dalam usaha mereka. Salah satu perusahaan UKM ini adalah Charolotte’s Beauty Lounge milik Charlotha Katoppo.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Halaman Berikutnya
1 2

Leave a reply

Iconomics