Politikus Golkar Mukhtarudin Sah Jadi Menteri P2MI Gantikan Karding

0
46
Reporter: Wisnu Yusep

Presiden Prabowo Subianto melantik politikus Partai Golkar Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungam Pekerja Migrwn (P2MI)/Kepala Kepala BP2MI. Pelantikan Mukhtarudin bagian dari perombakan kabinet yang dilakukan Prabowo pada Senin (8/9) ini.

Mukhtarudin menggantikan posisi Abdul Kadir Karding yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri P2MI/Kepala BP2MI. Sebelum ditunjuk menjadi menteri, Mukhtarudin merupakan anggota DPR dari Fraksi Golkar dan duduk di komisi energi.

Pelantikan Mukhtarudin tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 86P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.

Di samping Mukhtarudin, Presiden Prabowo juga melantik beberapa nama baru lain untuk mengisi kursi menteri. Purbaya Yudhi Sadewa, misalnya, kini menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Ada pula Ferry Joko Juliantono yang dilantik sebagai Menteri Koperasi, menggantikan Budi Arie Setiadi. Sementara itu, posisi Menteri Haji dan Umrah kini dipegang oleh Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri.

Selain melantik nama-nama baru, Presiden Prabowo juga memberhentikan 2 menteri. Budi Gunawan resmi tidak lagi menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), dan Ario Bimo Nandito Ariotedjo diberhentikan dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Baca Juga :   Peringati Hari Buruh, Presiden Jokowi Ungkapkan Upaya Pemerintah Meningkatkan Kesejahteraan Buruh

Hingga saat ini, Presiden Prabowo belum menunjuk sosok pengganti untuk kedua posisi strategis tersebut, menyisakan dua kursi kosong di jajaran kabinet.

Acara pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan Keppres oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian penggalan sumpah yang dibacakan.

Setelah penandatanganan berita acara, acara ditutup dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pemberian selamat diberikan oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah menteri dan pimpinan lembaga yang hadir, termasuk Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Leave a reply

Iconomics