Perombakan Kabinet Presiden Prabowo Sisakan Pertanyaan: Siapa yang Jadi Menkopolkam dan Menpora?
Kendati Presiden Prabowo Subianto sudah melantik beberapa menteri baru, tapi langkah tersebut masih menyisakan pertanyaan. Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto belum melantik menteri Pemuda dan Olahraga dan menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam) yang masih kosong hingga saat ini.
Dalam acara pelantikan di Istana Negara, Senin (8/9) ini, Presiden Prabowo resmi memberhentikan 2 menteri: Budi Gunawan dari posisi Menkopolkam, dan Ario Bimo Nandito Ariotedjo sebagai Menpora. Keputusan ini diumumkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 86P Tahun 2025. Peristiwa menarik terjadi saat prosesi pelantikan, di mana Budi Gunawan tidak terlihat hadir di Istana Negara.
“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya, kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian sumpah jabatan yang diucapkan para pejabat baru tersebut, Senin (8/9).
Selain pemberhentian, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah wajah baru yang akan menduduki posisi strategis:
1. Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
2. Mukhtarudin kini menjabat sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI.
3. Ferry Joko Juliantono resmi menjadi Menteri Koperasi, menggantikan Budi Arie Setiadi.
4. Kementerian baru, Kementerian Haji dan Umrah, juga resmi dibentuk dengan dilantiknya Mochamad Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri dan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri.
Acara pelantikan yang berlangsung pukul 16.00 WIB ini diawali dengan pembacaan Keppres, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan.
Para menteri baru mengucapkan sumpah untuk setia kepada UUD 1945 dan bekerja dengan penuh tanggung jawab.
Prosesi ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan pemberian ucapan selamat dari Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta para pejabat tinggi lainnya.
Langkah reshuffle ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk menyegarkan jajaran menteri dan mempercepat kinerja pemerintahan. Namun, kekosongan posisi Menkopolkam dan Menpora menimbulkan spekulasi dan pertanyaan besar tentang siapa sosok yang akan mengisi jabatan strategis tersebut di masa mendatang.