Sebut Sulut Kandang Banteng di Utara RI, Puan Ingatkan Semua Elemen PDIP agar Satu Komando!

0
17
Reporter: Kristian Ginting

Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tiga Pilar Partai yang digelar DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara (Sulut). Kepada seluruh kader PDI Perjuangan Sulut, Puan mengingatkan untuk selalu satu komando dan satu barisan.

Rakor Tiga Pilar PDIP Sulut digelar di Manado, Kamis (5/11) petang. Puan datang didampingi sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan seperti Alex Indra Lukman, Adisatrya Suryo Sulisto, Abidin Fikri, MY Esti Wijayati, dan Mufti Anam.

Kedatangan Puan pun disambut Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey beserta jajaran. Kegiatan ini dihadiri 1.900 kader PDI Perjuangan Sulut dari seluruh DPC, kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sulawesi Utara kader PDI Perjuangan, anggota DPRD kader PDI Perjuangan pengurus PAC dan Ranting di Sulut, hingga badan dan sayap PDI Perjuangan Sulut.

“Saya selalu senang kalau datang ke Sulawesi Utara, yang saya lihat sebagai kandang banteng di beranda utara Indonesia. Yang saya rasakan bahwa kader-kader banteng di sini terus semangat dan bergerak mengibarkan panji-panji partai di penjuru Bumi Nyiur Melambai,” kata Puan di awal sambutan.

Baca Juga :   Panja Komisi XI Setujui Pengeluaran RATBI dan RPCT Periode 2024

“Saya melihat semangat kader-kader Banteng di Sulawesi Utara tetap hidup. Semangat untuk menjaga organisasi, bekerja bersama rakyat, dan menjalankan tanggung jawab politik Partai,” tambahnya.

Puan pun menyinggung soal kepengurusan DPC dan PAC se-Sulawesi Utara yang telah terbentuk 100%. Karena itu, Puan memberi pesan kepada seluruh jajaran DPC dan PAC Sulut.

“Terbentuknya kepengurusan bukanlah akhir dari konsolidasi. Justru di situlah pekerjaan organisasi yang sesungguhnya dimulai,” ungkap Puan.

Puan menegaskan, jajaran PDI Perjuangan Sulut tidak boleh merasa cukup karena seluruh struktur sudah memiliki nama pengurus.

“Kita harus memastikan setiap kepengurusan benar-benar hidup, memiliki agenda kerja, menjalankan tanggung jawab, dan hadir dalam kehidupan masyarakat,” kata cucu Bung Karno itu.

Puan kemudian menyinggung mengenai Kongres PDI Perjuangan pada Agustus 2025. Menurutnya, konsolidasi pasca-kongres perlu dijalankan melalui 3 agenda utama yang saling berkaitan, yaitu menata kepengurusan partai, menyusun kekuatan partai dan membangun jalan kemenangan.

Di Sulawesi Utara, penataan kepengurusan telah selesai hingga tingkat PAC. Sementara terkait menyusun kekuatan partai, Puan mengatakan hal tersebut perlu dilanjutkan dengan organisasi partai yang mampu bekerja untuk elektoral, khususnya untuk menggalang pemilih dan pemetaan kekuatan setiap dapil.

Baca Juga :   Komisi II Dukung Pelaksanaan PKPU soal Kuota Perempuan Minimal 30% di Legislatif

Lalu mengenai membangun jalan kemenangan, Puan menyinggung soal teknis persiapan menuju Pemilu.

“Itulah 3 agenda kita yang utama dalam menjalankan konsolidasi partai. Kita harus memahami dan menyadari bahwa waktu untuk mempersiapkan diri sudah semakin ketat,” kata Puan.

Demi memastikan kemenangan partai di Pemilu, Puan mengatakan jajaran PDI Perjuangan dari pusat hingga daerah perlu menginventarisir berbagai kerja-kerja politik.

“Apabila semua kerja politik ini dituangkan dalam rentang waktu yang tersedia, maka kita semakin dituntut untuk bergerak cepat. Oleh karena itu penting sekali substansi Rapat Koordinasi Tiga Pilar partai ini, untuk memiliki kesadaran bersama tentang tahapan dan arah konsolidasi partai,” kata Puan.

Dengan Rakor ini, kata Puan, seluruh pilar yakni pengurus partai PDI Perjuangan Sulut, kader yang berada di jajaran legislatif, dan kader yang menjadi kepala daerah, harus berada dalam agenda kerja politik yang sama.

“Rakor Tiga Pilar partai, harus memastikan bahwa seluruh elemen partai di Sulawesi Utara berada dalam satu komando, satu barisan, dan satu perjuangan!” kata Puan.

Baca Juga :   Komisi VIII Minta BPKH Kaji Dulu Usulan Tambahan Biaya Penyelenggaraan Haji

Puan menambahkan, satu komando berarti semua kader PDI Perjuangan memiliki komitmen untuk tetap menjaga soliditas seluruh kader.

“Satu barisan adalah komitmen kita semua untuk bergerak dalam disiplin organisasi, bekerja dalam semangat gotong royong! Satu perjuangan adalah arah perjuangan kita kita semua, yaitu memiliki arah dan tujuan yang sama yaitu membesarkan, memperkuat, dan memenangkan PDI Perjuangan!” ujar Puan.

Puan meminta seluruh jajaran PDI Perjuangan harus untuk bergerak dengan arah yang jelas, disiplin yang kuat, dan tanggung jawab yang terukur.

“Jadikan setiap waktu yang tersedia sebagai kesempatanh untuk memperkuat organisasi dan kerja politik partai. Satu Komando, Satu Barisan, Satu Perjuangan!” kata Puan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics