Jaringan PRIMA Berupaya Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia-Malaysia Lewat QR

0
61
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Rintis Sejahtera selaku pengelola Jaringan PRIMA berupaya memperkuat konektivitas pembayaran antara Indonesia dan Malaysia melalui pemanfaatan layanan cross-border quick response (QR). Karena itu, mitra PRIMA seperti BCA, BRI, PayNet dan Touch ‘n GO (TNG Digital), perusahaan asal Malaysia mendiskusikan hak tersebut secara mendalam.

Senior Vice President Rintis Sejahtera Mathias Ananto mengatakan, kendati diskusi tersebut dibuat santai, namun mendalam mengenai integrasi QRIS (Indonesia), dengan DuitNow (Malaysia). Kemudian, bagaimana implementasi cross-border QR payment memberikan kemudahan bagi wisatawan Indonesia ketika bertransaksi di Malaysia.

Kolaborasi lintas negara itu, kata Mathias, menjadi hal yang penting untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital yang andal, dan terintegrasi. Cross-border QR payment menjadi inovasi sistem pembayaran, sekaligus fondasi bagi ekonomi di kawasan yang saling terhubung.

“Jaringan PRIMA berkomitmen memperkuat  interoperability, memitigasi risiko transaksi, dan membantu menciptakan pengalaman pembayaran yang aman dan praktis bagi wisatawan Indonesia saat bertransaksi di Malaysia.” kata Mathias dalam keterangan resminya pada Rabu (17/12).

Sementara itu, Account Manager Business International PayNet Sofiya Qistina Ain menambahkan, penguatan transaksi dapat dilakukan melalui kolaborasi antara PRIMA dan PayNet. Kemudian perlu menggelar forum diskusi untuk menyempurnakan pengalaman pengguna, dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga :   Ajak Masyarakat Optimis, Jokowi Beberkan Beberapa Angka Pertumbuhan, Apa Saja?

“Kami ingin memastikan pengguna Indonesia dapat berbelanja di Malaysia dengan cara yang sudah familier, aman, dan tanpa hambatan. Kami juga terus memberikan edukasi dan menyempurnakan pengalaman pengguna agar pembayaran lintas negara terasa senatural pembayaran di dalam negeri,” ujar Sofiya.

Sedangkan Manager Crossborder Payment TNG Digital Fang Xin Yin mengatakan, transaksi outbound dan inbound antara Malaysia dan Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan dibanding tahun lalu. Itu menandakan besarnya potensi pembayaran QR antara kedua negara.

“Untuk inbound ke Malaysia, kami mencatat pertumbuhan 240% year on year dari transaksi pengguna Indonesia. Untuk outbound ke Indonesia, pertumbuhannya bahkan mencapai 320%,” kata Fang.

Sebagai informasi, diskusi tersebut turut dihadiri Group Head Digital Innovation BRI Kaspar Situmorang, dan Senior Vice President BCA Andre Kirana. Dalam dialog itu, para pihak saling berbagi pengalaman mengenai kesiapan teknologi, edukasi nasabah, dan peningkatan pengalaman pengguna pada aplikasi mobile banking.

Leave a reply

Iconomics