KPK Amankan Uang Tunai Rp95 Juta Pasca Geledah 4 Lokasi di Tulungagung

0
31
Reporter: Wisnu Yusep

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan maraton di empat lokasi berbeda dan berhasil menyita uang tunai serta sejumlah dokumen penting pada Jumat (17/04/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa dari serangkaian penggeledahan tersebut, tim penyidik mengamankan uang tunai puluhan juta rupiah dari pusat pemerintahan kabupaten setempat.

“Penyidik mengamankan uang tunai sejumlah Rp95 juta dalam penggeledahan di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Tulungagung,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (18/04/2026).

Selain kantor Setda, penyidik menyisir tiga lokasi lainnya guna mencari bukti tambahan, yaitu kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung dan rumah pribadi dan keluarga tersangka Gatut Sunu di Surabaya.

Dari lokasi-lokasi tersebut, KPK menyita tumpukan dokumen yang berkaitan erat dengan proses pengadaan barang dan jasa serta penganggaran di lingkungan Pemkab Tulungagung.

“Penyidik akan segera melakukan ekstraksi dan analisis terhadap seluruh barang bukti yang diamankan,” tambah Budi.

Baca Juga :   Kejar Kerugian Negara Rp622 Miliar, KPK Bidik Biro Penyelenggara Haji

Diketahui, kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 10 April lalu. Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya, Dwi Yoga Ambal (YOG), telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi tahun anggaran 2025–2026.

Modus yang digunakan tergolong unik sekaligus menekan yakni adanya ancaman jabatan. Gatut diduga memaksa 16 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menandatangani surat pengunduran diri dari jabatan dan status ASN di atas meterai tanpa tanggal.

Terdapat juga surat yang digunakan sebagai alat sandera agar para pejabat menyetorkan sejumlah uang. Mereka ditarget “setoran” sebesar Rp5 miliar. KPK menduga Gatut telah mengantongi uang sebesar Rp2,7 miliar dalam kasus ini.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics