Wamen: Kemensos Targetkan 15 Ribu KPM Penerima PKH Jadi Pelaku Usaha Mandiri

0
74
Reporter: Rommy Yudhistira

Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan 15 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi pelaku usaha mandiri. Untuk itu, Kemensos sedang membahas bersama kementerian/lembaga terkait, agar target KPM yang menjadi pelaku usaha semakin bertambah.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan, pemerintah berupaya memutus ketergantungan masyarakat terhadap dana bantuan sosial (bansos). Caranya, dengan memberikan penyuluhan, pendampingan, dan bantuan modal usaha.

“Supaya program pemberdayaan masyarakat, dan pengentasan kemiskinan betul-betul bisa terwujud,” kata Agus dalam acara The Iconomics 8th CS Summit 2026 di gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Kamis (21/5).

Selanjutna, kata Agus, Selain itu, Kemensos pun telah mengerahkan 34 ribu pendamping PKH untuk memastikan bansos yang disalurkan tepat sasaran. Juga bertugas untuk memberikan pembekalan agar KPM bisa naik kelas menjadi pelaku usaha.

“Di berbagai daerah kita telah melihat bagaimana kolaborasi tersebut mampu menghadirkan perubahan. Ada ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan, kini mampu memiliki omzet. Misalkan ada usaha warmindo (warung makan Indomie), ini hasil kolaborasi kita dengan Indofood,” tambah Agus.

Baca Juga :   Mandiri Sekuritas Lakukan TJSL Pendidikan yang Menyerap Dana Rp146 Juta

Karena itu, kata Agus, pemerintah berharap kolaborasi pemangku kepentingan dengan pengusaha dapat terus terwujud, sehingga dapat mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) para pelaku usaha dapat berkontribusi bagi lingkungan dan sosial.

Untuk itu, ujar Agus, Kemensos mengapresiasi acara 8th CS Summit 2026 yang diselenggarakan The Iconomics. Kemensos berharap forum tersebut dapat menjadi simbol kepedulian, dan kekuatan sosial dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

“Ketika pemerintah, dunia usaha, media, agensi, dan masyarakat bergerak bersama, maka persoalan sosial dapat diatasi dengan lebih cepat, dan lebih tepat,” ujar Agus.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics