BNI Permudah Reaktivasi Mobile Token BNIdirect Lewat Kanal Resmi

Keamanan transaksi digital menjadi prioritas BNI seiring meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap layanan perbankan berbasis digital.
0
11

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat layanan perbankan digital dengan menyediakan mekanisme reaktivasi Mobile Token bagi nasabah pengguna BNIdirect Cash dan BNIdirect Bisnis. Layanan ini disiapkan untuk menjaga keamanan sekaligus kenyamanan nasabah dalam bertransaksi secara digital.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, Mobile Token merupakan salah satu fitur penting dalam layanan BNIdirect karena berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan dalam proses otorisasi transaksi. Oleh karena itu, BNI memastikan nasabah dapat memperoleh dukungan layanan apabila mengalami kendala pada Mobile Token.

“BNI terus berupaya menghadirkan layanan yang memberikan rasa aman dan kemudahan bagi nasabah. Apabila terdapat kebutuhan reaktivasi Mobile Token, nasabah dapat memanfaatkan kanal resmi BNI agar proses dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

BNI menjelaskan, reaktivasi Mobile Token dapat dilakukan apabila nasabah mengalami sejumlah kendala, seperti aplikasi Mobile Token terhapus, terkunci, menampilkan pesan kesalahan (error message), atau terblokir. Kebutuhan reaktivasi juga dapat muncul akibat pergantian perangkat, lupa PIN, maupun kondisi teknis lainnya.

Baca Juga :   BNI Siapkan UMKM Binaan Jadi Pemain Global di Masa Pandemi

Untuk memperoleh layanan reaktivasi, nasabah dapat menghubungi Relationship Manager (RM), kantor cabang BNI, atau kanal layanan resmi BNI. Selanjutnya, nasabah akan diarahkan untuk mengisi formulir layanan BNIdirect sebagai bagian dari proses administrasi dan verifikasi.

Setelah proses administrasi dan verifikasi selesai, BNI akan memberikan informasi lanjutan mengenai aktivasi kembali Mobile Token sesuai mekanisme yang berlaku. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan akses dan otorisasi transaksi nasabah tetap terjaga.

Okki menambahkan, keamanan transaksi digital menjadi prioritas BNI seiring meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap layanan perbankan berbasis digital. Perseroan juga mengimbau nasabah untuk menjaga kerahasiaan informasi akses, termasuk PIN dan kode token, serta tidak membagikan data tersebut kepada pihak mana pun.

“Keamanan dan kenyamanan transaksi digital menjadi prioritas BNI. Kami mengajak nasabah untuk terus memanfaatkan kanal resmi BNI agar setiap kebutuhan layanan dapat memperoleh penanganan yang tepat,” kata Okki.

BNI menyatakan akan terus menghadirkan layanan perbankan digital yang responsif dan tepercaya, sejalan dengan komitmen Melayani Sepenuh Hati. Dukungan berbagai kanal layanan diharapkan dapat memudahkan nasabah memperoleh bantuan secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan.

Baca Juga :   Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Untuk informasi lebih lanjut mengenai reaktivasi Mobile Token maupun layanan BNIdirect lainnya, nasabah dapat menghubungi BNI Call 1500046, Service Action Team (SAT) di nomor 021-29946046, atau layanan WhatsApp SAT di nomor 0858 5000 1946. Informasi mengenai layanan BNI juga dapat diakses melalui www.bni.co.id.

Melalui kemudahan reaktivasi Mobile Token serta penguatan kanal layanan resmi, BNI menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan transaksi digital nasabah sekaligus menghadirkan pengalaman perbankan yang aman, nyaman, dan tepercaya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics