Simak Penilaian AM Best kepada Asuransi Astra
Asuransi Astra mempertahankan predikat kredit selama empat tahun berturut-turut dari AM Best/Dok. Asuransi Astra
PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) mempertahankan predikat kredit selama empat tahun berturut-turut dari AM Best. Predikat tersebut meliputi Financial Strength Rating “FSR” A- (Excellent) dan Long-Term Issuer Credit Rating “LCR” “a-” (Excellent) serta predikat nasional Indonesian National Scale Rating “NSR” aaa.ID (Exceptional), dengan outlook stable dari lembaga pemeringkat internasional AM Best. Peringkat tersebut menunjukkan stabilitas keuangan dan kredibilitas yang sangat kuat di pasar nasional.
“Kami berharap melalui pencapaian yang telah diraih selama empat tahun berturut-turut ini dapat secara konsisten pula menjadi fondasi yang kuat untuk melangkah lebih jauh demi memperkuat kepercayaan para pelanggan dan pemangku kepentingan. Pencapaian ini juga menjadi sumber motivasi bagi kami untuk terus tumbuh dan berkembang melalui peningkatan kualitas produk dan layanan,” kata President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus dalam keterangannya.
Adapun peringkat yang diraih oleh Asuransi Astra mencerminkan Balance Sheet Strength yang dinilai very strong, Operating Performance perusahaan yang strong, Business Profile yang neutral dan Enterprise Risk Management (ERM) yang appropriate oleh AM Best. Pemeringkatan tersebut juga mempertimbangkan pengaruh neutral dari Jardine Matheson Holdings Limited (Bermuda) sebagai ultimate parent Asuransi Astra.
Penilaian pada Balance Sheet Strength yang dianggap very strong tersebut didukung oleh risk-adjusted capitalization yang berada pada strongest level pada akhir tahun 2025 dan diproyeksikan akan tetap berada di level tersebut sebagaimana tercermin pada Best’s Capital Adequacy Ratio (BCAR).
Pencapaian ini ditopang oleh kemampuan pembentukan modal internal yang kuat, dengan ekuitas pemegang saham meningkat sebesar 17,1% pada tahun 2025. Sementara itu, dari sisi portofolio investasi, Asuransi Astra dinilai memiliki risiko moderate dengan mayoritas didominasi oleh obligasi dan reksa dana yang mana sebagian besar memiliki peringkat domestik. Adapun counterparty credit risk meningkat disebabkan eksposur terhadap reasuransi domestik yang belum memiliki peringkat internasional.
AM Best turut menilai Operating Performance Asuransi Astra berada dalam kategori strong dengan return-on-equity ratio sebesar 18% pada periode 2025. Di sisi lain, hasil investasi menunjukkan pertumbuhan stabil dan tetap menjadi salah satu kontributor utama laba perusahaan. Ke depan, kinerja Asuransi Astra diperkirakan tetap baik, didukung oleh Underwriting Performance dan hasil investasi yang kuat sebagai kontributor utama terhadap pendapatan perusahaan secara keseluruhan.
Business Profile Asuransi Astra dinilai neutral oleh AM Best dan menempati peringkat kedua di pasar asuransi umum Indonesia pada tahun 2025. Hal ini didorong melalui portofolio bisnis perusahaan yang beragam dan terdiversifikasi dalam beberapa lini usaha serta dukungan strategis dari Astra Group, meskipun cakupan operasional masih berorientasi pada pasar domestik.
Asuransi Astra memiliki konsentrasi saluran distribusi yang moderate ke perusahaan leasing, khususnya untuk produk motor vehicle insurance. Namun demikian, untuk lini bisnis non-MV, saluran distribusi dinilai cukup bervariasi dan mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjangkau segmen pasar yang lebih luas.