PT Timah Catat Kenaikan Pendapatan 247% di Semester I-2026

0
8

PT TIMAH (Persero) Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp10,42 triliun pada semester I tahun 2026. Pendapatan Perseroan meningkat 247% pada semester I-2026 dibandingkan semester I-2025 yang sebesar Rp4,22 triliun.

Perseroan menyebut peningkatan pendapatan tersebut didorong oleh kenaikan volume penjualan serta meningkatnya harga jual rata-rata logam timah di tengah kondisi pasar yang masih kondusif.

Perseroan juga membukukan laba usaha sebesar Rp3,48 triliun, meningkat signifikan dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp0,38 triliun. Perseroan juga mencatatkan EBITDA sebesar Rp3,90 triliun, meningkat 363% dibandingkan EBITDA semester I-2025 sebesar Rp0,84 triliun.

Adapun laba bersih Perseroan pada semester I-2026 mencapai Rp2,71 triliun, melampaui target laba bersih Perseroan tahun 2026 sebesar Rp1,61 triliun atau setara 169% dari target.

Perseroan juga menyampaikan nilai aset Perseroan pada semester I-2026 meningkat 21% menjadi Rp16,45 triliun dibandingkan posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp13,64 triliun. Posisi liabilitas tercatat sebesar Rp5,90 triliun, meningkat 13% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp5,23 triliun. Adapun ekuitas Perseroan meningkat 25% menjadi Rp10,55 triliun dari Rp8,41 triliun pada akhir tahun 2025, didukung oleh pencapaian laba bersih selama semester I-2026.

Baca Juga :   LPEI Kucurkan Pembiayaan Rp4 Triliun untuk PTPN III

Pada semester I 2026, Perseroan membukukan Operating Margin sebesar 33,24%, EBITDA Margin sebesar 37,39% dan Net Profit Margin sebesar 26,05%. Perseroan mencatatkan Return on Assets (ROA) sebesar 16,50% dan Return on Equity (ROE) sebesar 25,74%, yang menunjukkan kemampuan Perseroan dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset dan modal untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

“Kinerja Perseroan pada Semester I 2026 menunjukkan bahwa strategi transformasi operasional dan bisnis yang dijalankan Perseroan mampu menghasilkan pertumbuhan yang berkualitas di tengah dinamika industri global,” kata Direktur Utama PT TIMAH (Persero) Tbk, Restu Widiyantoro dalam keterangannya.

Restu juga menyampaikan peningkatan produktivitas, disiplin dalam pengelolaan biaya, serta optimalisasi operasi menjadi faktor utama yang mendorong pencapaian tersebut. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat fundamental usaha melalui kegiatan eksplorasi yang berkelanjutan, penguatan tata kelola pertambangan, serta peningkatan efisiensi operasional guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan.

Leave a reply

Iconomics