PGEO Catat Pendapatan Naik 14,7% hingga Kuartal II-2026
PGE area Ulubelu/Dok. PGEO
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatat pendapatan sebesar US$235,027 juta berdasarkan laporan keuangan interim per 30 Juni 2026. Perseroan yang menutup kuartal II tahun 2026 mencatat pertumbuhan pendapatan 14,7% secara year-on-year (YoY) dibandingkan US$204,850 juta pada kuartal II-2025.
Direktur Keuangan PGE Fransetya Hasudungan Hutabarat mengatakan capaian ini menjadi cerminan konsistensi Perseroan dalam menjalankan strategi bisnis yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
“Pertumbuhan pendapatan juga tercermin pada laba bersih Perseroan yang naik 15,48% secara tahunan menjadi US$79,605 juta, ditopang oleh pertumbuhan produksi dan keandalan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), serta keuntungan selisih kurs yang positif,” kata Fransetya dalam keterangannya.
Ia juga mengataka total produksi PGE sepanjang semester I-2026 mencapai 2.745 gigawatt hour (GWh), meningkat 13,62% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2.416 GWh. Pertumbuhan yang dicatatkan di kuartal ini bukan sekadar angka di atas kertas.
Dari segi permodalan, ekuitas Perseroan tercatat sebesar US$2,006 miliar pada kuartal II-2026, mencerminkan fondasi keuangan yang sehat dengan kemampuan yang kuat dalam memenuhi kewajiban sekaligus menghasilkan laba. Di sisi lain, liabilitas Perseroan justru turun 2,80% dibandingkan 31 Desember 2025 menjadi US$961,184 juta, penurunan yang berdampak positif terhadap penguatan struktur modal serta penurunan risiko keuangan Perseroan.