Adhi Karya Hadapi Tantangan Likuiditas, Proyek Hunian LRT City Pun Tersendat
Ilustrasi logo Adhi Karya/pasardana
PT Adhi Karya (Persero) Tbk sedang menghadapi tantangan likuiditas, sehingga berdampak pada penyelesaian proyek hunian LRT City. Pengerjaan proyek tersebut dilaksanakan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), anak usaha Adhi Karya.
Corporate Secretary Adhi Karya Rozi Sparta mengatakan, permasalahan tersebut menyebabkan terganggunya rencana bisnis pengembangan kawasan berbasis transit oriented development.
Hal tersebut, kata Rozi, mengharuskan perusahaan menyediakan kawasan lahan di sekitar area stasiun transportasi umum seperti commuter line, LRT, dan BRT.
Tidak hanya itu, lanjut Rozi, kondisi pasar properti yang belum sepenuhnya pulih, turut mempengaruhi tingkat penjualan produk. Karenanya, membawa dampak pada penerimaan kas, dan kemampuan pendanaan penyelesaian proyek.
Meski demikian, lanjut Rozi, pengembangan hunian tetap dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana. “ADCP menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen atas keterlambatan penyelesaian kewajiban serah terima unit,” kata Rozi dalam keterangan resminya pada Rabu (29/7).
Sebagai bentuk komitmen memenuhi hak konsumen, kata Rozi, pihaknya menawarkan beberapa alternatif penyelesaian yakni relokasi unit, dan skema pinjam pakai sementara pada unit yang sudah tersedia. ADCP pun sedang menjajaki kerja sama dengan investor untuk mendukung percepatan penyelesaian proyek.
“Adapun hingga saat ini tidak ada informasi/kejadian penting lain yang material sehingga dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perseroan serta mempengaruhi harga saham perusahaan,” tuturnya.