Bank Saqu Berupaya Cetak Kinerja Positif di 2026 Ini, Buktinya DPK Capai Rp 8,9 T dan Penyaluran Kredit Tumbuh 37,4% YoY

0
17
Reporter: Rommy Yudhistira

Bank Saqu terus berupaya mencetakan kinerja keuangan positif di 2026 ini. Semisal, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp 8,9 triliun hingga Juni 2026.

Kemudian, kata Plt. Presiden Direktur Bank Saqu Leka Madiadipoera, penyaluran kredit kredit tumbuh 37,4% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 8,6 triliun. Penyaluran kredit ditopang dari segmen Bank Saqu bisnis dan digital.

Bank Saqu, kata Leka, mencatat ada 3,8 juta nasabah yang memanfaatkannya sebagai mitra finansial aktivitas usaha, dan kebutuhan sehari-hari.

 “Kami melihat pertumbuhan ini sebagai wujud kepercayaan masyarakat akan solusi keuangan yang praktis, relevan, dan mampu mendukung berbagai tujuan finansial, baik untuk kebutuhan pribadi maupun pengembangan usaha, kata Leka dalam keterangan resminya pada Sabtu (25/7).

Sebagai layanan perbankan untuk masyarakat produktif, ujar Leka, pihaknya menghadirkan berbagai solusi digital yang membantu nasabah dalam mengelola keuangan. Juga menawarkan bebas biaya administrasi bulanan, dan transfer kepada nasabah.

Bagi segmen korporasi dan UMKM, kata Leka, Bank Saqu bisnis menghadirkan berbagai solusi yang mendukung kebutuhan operasional. Melalui layanan internet banking, nasabah dapat mengelola transaksi perbankan yang mudah dan fleksibel.

Baca Juga :   BCA Syariah Catat Pertumbuhan Nasabah Baru 13% YoY, Aplikasi BSya Ikut Berkontribusi

Di samping itu, lanjut Leka, ada pula layanan kredit modal kerja yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan operasional usaha. Kemudian, kredit investasi untuk membantu pengembangan, dan pembelian aset produktif, serta kredit kendaraan bermotor yang dapat dimanfaatkan untuk mobilitas dan pertumbuhan usaha.

“Pertumbuhan kredit yang sehat didorong oleh meningkatnya kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha dan masyarakat produktif. Kami terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis melalui penerapan prinsip kehati-hatian yang kuat,” ujar Leka.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics