PTP Nonpetikemas Catat Jumlah Barang Sebesar 31,39 Juta Ton Per Meter Kubik hingga Juli 2026

0
9
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas mencatat total volume atau jumlah barang (throughput) sebesar 31,39 juta ton per meter kubik (m3) hingga Juli 2026. Jumlahnya meningkat 17,85% dibandingkan periode yang sama di 2025 sebesar 26,64 ton per m3.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani mengatakan, realisasi throughput telah mencapai 108,54% dari target yang ditentukan sebelumnya. Adapun kontribusi itu dihasilkan dari 4 kelompok kemasa utama yakni general cargo sebesar 7,75 juta ton per m3, bag cargo 1,58 juta ton, curah cair 7,54 juta ton, dan curah kering 14,51 juta ton.

“Capaian sampai dengan Juli 2026 menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga momentum pertumbuhan. PTP Nonpetikemas terus mengoptimalisasi operasional, penguatan kolaborasi dengan pengguna jasa dan stakeholder, serta memastikan layanan terminal yang semakin efektif, aman dan terintegrasi,” kata Indra dalam keterangan resminya pada Kamis (10/9).

Masih soal kinerja, kata Indra, pertumbuhan kinerja juga didorong dari sejumlah cabang yang mencatat throughput di atas target. Misalnya Pontianak dan Kijin mencetak realisasi sekitar 3,85 juta ton per m3, atau 163,13% dari target, sedangkan Panjang membukukan sekitar 3,55 juta ton per m3, atau 119,96% dari target.

Baca Juga :   Pandemi Disebut Jadi Blessing karena Dorong Tingkatkan Uang Elektronik

Selain itu, ujar Indra, PTP Nonpetikemas terus memperkuat fundamental perusahaan melalui peningkatan produktivitas, optimalisasi fasilitas, dan peralatan bongkar muat. Juga penguatan tata kelola operasional di seluruh cabang.

Hal itu, kata Indra, menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kualitas layanan, sekaligus meningkatkan daya saing terminal non-peti kemas. Pertumbuhan perusahaan pun diarahkan tidak hanya mengejar peningkatan volume, tetapi juga memastikan proses operasional memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa.

“Transformasi yang kami jalankan harus memberikan dampak nyata terhadap kecepatan dan kualitas layanan. Sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics