Artis William Roberts Siap Asah Kemampuan Entrepreneurship di Universitas Ciputra Jakarta

0
8

William Glenn Roberts adalah salah satu artis muda yang memilih kuliah untuk mendalami kewirausahaan. Ia menjadi salah satu mahasiswa baru yang memperoleh beasiswa di Universitas Ciputra Jakarta pada tahun akademik 2026/2027.

Ia mengatakan tertarik masuk ke Universitas Ciputra Jakarta (UC Jakarta) untuk memahami lebih dalam ilmu dan praktik kewirausahaan dan bisnis. Meskipun ia menjadi artis saat ini, William memandang perlunya persiapan-persiapan lainnya untuk memantapkan masa depannya.

Saat ditanya salah satu wartawan, apakah berencana membangun production house (PH) untuk mempraktikkan kewirausahaannya, William menjawab dirinya masih akan memetakan dulu bisnis-bisnis apa saja yang dapat dikembangkan. Jadi belum menentukan secara spesifik praktik kewirausahaan yang akan dibangun.

UC Jakarta menyampaikan ada 12 talenta muda dari industri hiburan memilih melanjutkan pendidikan tinggi di UC Jakarta, dengan sejumlah diantaranya mendapatkan Multiple Intelligence Scholarship, beasiswa yang memberikan apresiasi terhadap potensi dan prestasi mahasiswa di luar capaian akademik.

Kehadiran mereka mencerminkan semakin luasnya definisi talenta di kalangan generasi muda. Mereka tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi telah membangun pengalaman profesional di dunia akting, modeling, musik, olahraga, hingga industri kreatif sejak usia muda.

Baca Juga :   Citi Mendorong Kewirausahaan Generasi Muda Lewat Youth Co:Lab

Talenta muda tersebut antara lain Adnanda Sj Immanuel Londok, Angelina Josie Croise, dan Emiliano Fernando Cortizo.

“Setiap anak muda memiliki kekuatan dan bentuk kecerdasannya masing-masing. Ada yang unggul secara akademik, ada yang memiliki kemampuan luar biasa di bidang seni, olahraga, kreativitas, maupun bidang lainnya. Yang penting adalah bagaimana potensi tersebut terus dikembangkan menjadi kompetensi dan memberikan nilai bagi masa depan,” kata Campus Director Universitas Ciputra Jakarta, Christina Eviutami Mediastika.

Menurut Christina, pengalaman yang telah dimiliki para talenta muda tersebut justru dapat menjadi modal penting dalam proses pembelajaran.

“Mereka datang ke kampus bukan sebagai lembaran kosong. Mereka sudah memiliki pengalaman, disiplin, jejaring, dan pemahaman tentang dunia profesional. Tantangannya adalah bagaimana pengalaman tersebut dikembangkan menjadi kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang lebih besar dan berkelanjutan,” tambahnya.

Bagi talenta muda di industri hiburan, perjalanan karier tidak harus berhenti pada profesi sebagai aktor, model, penyanyi, atau entertainer. Seorang talent dapat mengembangkan personal brand menjadi bisnis, membangun produk sendiri, mengelola proyek kreatif, bekerja sama dengan berbagai brand, hingga menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Baca Juga :   Sequis Life Komitmen Dukung Pemberdayaan Wirausaha Perempuan, Ini Buktinya

Universitas Ciputra mengembangkan entrepreneurship bukan semata-mata sebagai kemampuan untuk mendirikan perusahaan, tetapi sebagai mindset untuk melihat peluang, menciptakan solusi, berani mengambil inisiatif, dan menghasilkan nilai.

Bagi generasi yang telah memasuki industri kreatif sejak usia muda, mindset tersebut dapat menjadi bekal untuk membangun karier yang lebih panjang dan adaptif.

“Popularitas bisa menjadi pintu masuk, tetapi kemampuan untuk menciptakan value yang berkelanjutan akan menentukan bagaimana sebuah karier dapat terus berkembang. Kami ingin mahasiswa memiliki keberanian untuk melihat dirinya bukan hanya sebagai talent, tetapi juga sebagai creator dan entrepreneur,” kata Christina.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics