Semester I 2020, Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) Raih Pendapatan Rp1,8 Triliun, Tumbuh 4,9%
Kios Tiket Digital dan Layanan Iklan Berbasis Cloud Kini Sudah Hadir di Halte Transjakarta/Ist
PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) mempertahankan pertumbuhan pendapatan positif sebesar 4,9% year on year (yoy) dari Rp1,7 triliun pada semester pertama 2019 lalu menjadi Rp1,8 triliun pada semester pertama 2020 ini. Pertumbuhan pendapatan ini didukung oleh ekspansi berkelanjutan dari mitra Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sebesar +11,0% yoy dari 22,9 ribu outlet pada semester pertama 2019 menjadi 25,4 ribu pada semester pertama tahun ini.
EBITDA naik 7,5% menjadi Rp19,8 miliar dari Rp18,5 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih turun 57,8% yoy, dari Rp40,1 miliar menjadi Rp16,9 miliar pada semester pertama 2020 ini.
Manajemen DIVA menjelaskan penurunan laba bersih ini terjadi karena penurunan pendapatan non-inti, terutama laba dari investasi lainnya. Di sisi positif, laba inti Perseroan berhasil tumbuh dengan baik, sebesar +12,8% yoy dari Rp12,2 miliar menjadi Rp13,7 miliar. Bersamaan dengan itu, Perseroan mempertahankan posisi kas bersih yang kuat sebesar Rp169,1 miliar pada semester pertama 2020 ini.
“Dengan misi ‘to digitalize Indonesian enterprises’, DIVA terus berinovasi, menghadirkan infrastruktur digital mulai dari platform penjualan produk digital, mendukung penerapan sistem pembayaran, mendukung last-mile logistics dan aplikasi point-of-sales (POS) dari UKM ke segmen layanan publik. Salah satu peristiwa penting adalah peluncuran ‘Isiin Aja’, bekerja sama dengan PT Margautama Nusantara (MUN), grup infrastruktur tol terkemuka di Indonesia,” tulis manajemen DIVA dalam siaran pers, Rabu (29/7).
Pada 25 Juli 2020, DIVA, melalui anak perusahaannya PT Multidaya Dinamika (MDD), bersama dengan MUN, melalui anak perusahaannya PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) dan PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE), secara resmi meluncurkan ‘Isiin Aja’, sebuah solusi gabungan berbasis WhatsApp dan mobile apps untuk pengisian saldo / top-up kartu prabayar. Dengan platform ini, top-up uang elektronik akan semudah mengobrol di aplikasi perpesanan, tanpa harus membuka rekening bank. ‘Isiin Aja’ dimaksudkan untuk mempercepat perjalanan bagi pengguna jalan tol MUN, dengan implementasi awal akan dimulai dari Seksi 1 dan 2 dari jalan tol Ujung Pandang, serta Seksi 4 dari jalan tol Makassar. ‘Isiin Aja’ akan dapat melayani semua uang elektronik berbasis kartu, sehingga memungkinkan DIVA untuk memperluas jangkauannya ke seluruh jaringan jalan tol di seluruh Indonesia.
“Kami menganggap ini sebagai kesempatan untuk menjangkau langsung ke pelanggan akhir, memungkinkan akses isi ulang uang elektronik semudah mengisi pulsa telepon, membeli tiket dan voucher online, membayar listrik, asuransi BPJS, dan tagihan rutin lainnya,”sebut manajemen DIVA.
Langkah go-to-market ini sangat strategis bagi DIVA karena jalan tol adalah pasar yang sangat besar, mengingat setidaknya 1,6 miliar kendaraan melewati jalan tol di Indonesia setiap tahunnya. Jumlah ini seharusnya akan terus bertambah, mengingat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR), melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Indonesia, menargetkan operasi 4.700 km hingga 5.200 km jalan tol pada 2024, menyiratkan tambahan 2.500 km jalan tol di seluruh negeri.
Melalui anak usahanya MDD, DIVA bersama PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) bermitra PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) meluncurkan kios digital ‘KasirKu’, platform transaksi interaktif mandiri untuk membeli dan melakukan layanan top-up kartu prepaid/e-money. Transjakarta telah menerapkan kebijakan untuk menghapus layanan isi ulang dan pembelian kartu manual di seluruh loket halte guna mencegah penularan COVID-19, dan menggantinya dengan mesin isi ulang otomatis.
MDD menargetkan bisa memasang ‘KasirKu’ di 236 titik halte bus TransJakarta pada bulan depan. MDD dan Transjakarta akan terus mengembangkan kolaborasi ini, baik dalam hal penyebaran ‘KasirKu’ dan inisiatif tambahan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan bagi penumpang Transjakarta.
Mesin ‘KasirKu’ juga dilengkapi dengan infrastruktur iklan berbasis cloud milik DMMX, sehingga memberikan pengalaman bernilai tambah bagi penumpang harian Transjakarta yang dapat mencapai 1 juta penumpang setiap harinya. “Inisiatif ini menjadi hal yang menarik bagi berbagai perusahaan untuk memasarkan produk mereka kepada pengguna TransJakarta. Sementara itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan layanan digital, khususnya pembayaran dan transaksi, dalam rangka mendukung physical distancing dan meminimalkan interaksi manusia langsung bagi pengguna transportasi harian,” tulis DIVA.