Chairman Samsung Meninggal Dunia, Warisannya Akan Selalu Dikenang

1
760

Chairman Samsung Electronics Lee Kun-hee meninggal dunia pada usia 78 tahun di hari Minggu (25/10). Di bawah kepemimpinan Lee, Samsung bertransformasi menjadi produsen telepon pintar dan chip memori terbesar di dunia.

Sebagaimana dilaporkan Channel News Asia, total omzet perusahaan ini setara dengan seperlima dari produk domestik bruto (PDB) Korea Selatan. Kenaikan penjualan Samsung membuat Lee menjadi salah satu orang terkaya dan terkuat di Korea Selatan.

“Dengan sangat sedih, kami mengumumkan meninggalnya Kun-hee Lee, Chairman Samsung Electronics,” demikian keterangan resmi perusahaan itu pada Minggu (25/10).

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan itu, Lee disebut sebagai seorang visioner sejati yang mengubah Samsung menjadi produk terkemuka di dunia dan membangkitkan industri dalam negeri Korea Selatan. Karena itu, warisan Lee disebut akan selalu dikenang. Abadi.

Samsung merupakan sebuah perusahaan yang dikendalikan keluarga dan menjadi terbesar saat ini di Korea Selatan. Perusahaan ini mendorong transformasi Korea Selatan dari kehancuran akibat menjadi ekonomi terbesar ke-12 di dunia. Akan tetapi, kejayaan Samsung di bawah Lee bukannya tanpa cacat. Tercatat Lee 2 kali menjalani hukuman pidana karena dituduh menyuap seorang presiden.

Baca Juga :   Jaring Ikan akan Jadi Salah Satu Material di Samsung Galaxy Terbaru

Lee mengambil alih Samsung pada 1987. Dia meneruskan usaha yang telah dirintis ayahnya yang dikenal sebagai pengusaha ekspor ikan dan buah. Di bawah tangan dinginnya, Samsung berubah menjadi perusahaan terbesar di Korea Selatan dan menghasilkan produk elektronik dan juga menggarap proyek konstruksi.

 

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

1 comment

Leave a reply

Iconomics