Prediksi Efek Positif dan Negatif Terpilihnya Joe Biden

0
1050

Grant Thornton Indonesia melihat kemenangan Joe Biden dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat akan menurunkan tensi perang dagang antara Amerika dan Tiongkok yang dapat mendorong nilai komoditas global secara umum dan menjaga pasar keuangan global tetap stabil.

Kedua hal tersebut akan menguntungkan ekspor dan nilai tukar Indonesia. Namun turunnya tensi perang dagang di era Biden yang diperkirakan akan mengatasi sengketa perdagangan dengan Tiongkok melalui organisasi perdagangan dunia (WTO), dapat mengurangi rencana investor di Tiongkok untuk memindahkan pabriknya ke negara lain yang belakangan ini cukup menjadi fokus pemerintah Indonesia untuk mendapatkan keuntungan ini, sehingga bukan tidak mungkin muncul risiko terhambatnya arus aliran investasi asing langsung (FDI).

“Kemenangan Joe Biden diharapkan dapat membawa sentimen positif bagi perekonomian Indonesia dengan perubahan kebijakan ekonomi yang akan diambil Amerika Serikat dalam empat tahun ke depan yang berbeda dari pemerintahan saat ini,” kata Managing Partner Grant Thornton Indonesia Johanna Gani dalam siaran pers.

Johanna mengatakan ketidakpastian ekonomi akibat perang dagang dan pandemi sepanjang tahun 2020 diharapkan dapat segera pulih dan hubungan dagang Indonesia–Amerika Serikat tetap akan stabil dan bergerak lebih positif.

Baca Juga :   Kembali Tumbuh 5% di Kuartal II-2025, Konsumsi Rumah Tangga Menyokong 54,25%

Dalam manifesto kebijakan ekonominya, Joe Biden akan melakukan kebijakan baru seperti menaikkan berbagai macam pajak termasuk pajak korporasi yang diprediksi akan naik sebesar 15%.

Terkait belanja negara, Biden berjanji akan memberikan stimulus fiskal yang jauh lebih besar yakni sekitar US$2,5 triliun selama periode 2021–2024. Dengan Amerika Serikat yang memberikan stimulus besar maka dampaknya akan besar bagi seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Laporan terbaru Lembaga riset Moody’s Analytics juga memproyeksikan ekonomi Amerika akan tumbuh lebih tinggi dengan terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat, yakni naik 4,2% pada periode 2020–2024.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics