Standard Chartered Bermitra dengan Bukalapak Dorong Inklusi Keuangan di Indonesia

0
842

Standard Chartered (Bank) mengumumkan kemitraan strategis dengan Bukalapak untuk meluncurkan inovasi yang bertujuan memajukan perbankan digital. Didukung nexus, solusi banking-as-a-service dari SC Ventures, Bukalapak dan Standard Chartered bertekad untuk memperluas misinya dalam mewujudkan kemudahan akses ke layanan finansial untuk para konsumen di berbagai penjuru negeri yang akan berpotensi untuk menyentuh hidup lebih dari 200 juta orang di Indonesia.

Ada pun kerja sama Standard Chartered dan Bukalapak akan berfokus pada area-area sebagai adalah: pertama, menghadirkan inovasi di bidang jasa finansial dan e-commerce. Standard Chartered dan Bukalapak akan menawarkan berbagai layanan keuangan inovatif melalui ekosistem Bukalapak.

Kedua, mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Dengan jangkauan ekstensif Bukalapak yang mencapai hingga 100 juta pengguna dan 13,5 juta pelaku UMKM, kolaborasi ini akan mendorong inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menggiring inovasi terdepan di dalam ekosistem digital di sektor keuangan, sebagai solusi dari pergeseran perilaku konsumen saat di pandemi. Sebuah survei1 yang dilakukan oleh Standard Chartered baru-baru ini mengungkapkan bahwa pandemi menjadi katalisator pertumbuhan aktivitas keuangan online, dengan lebih dari separuh responden global menggunakan lebih banyak layanan online pascapandemi.

Baca Juga :   Pendapatan Kuartal I-2022 Bukalapak Naik 86%, Berapa Labanya?

Sebanyak 56% konsumen Indonesia sekarang lebih memilih pembelian dan pembayaran online, meningkat 16% dibandingkan sebelum pandemi Covid-19. Sebanyak 80%  orang Indonesia juga mengharapkan negara ini menjadi sepenuhnya tanpa uang tunai (cashless) pada tahun 2025. Dalam hal ini, embedded finance menjadi pasar pertumbuhan utama bagi kemitraan Standard Chartered dan Bukalapak dalam mengembangkan produk inovatif untuk semakin baik melayani kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

“Kemitraan perdana kami dengan Bukalapak menegaskan kembali komitmen Standard Chartered untuk mengembangkan jejak kami secara lokal. Kami yakin bahwa kemitraan kami dengan salah satu unicorn pertama dan pemain ecommerce terkemuka di Indonesia akan memungkinkan kami untuk bersama-sama menciptakan solusi yang mendorong inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Andrew Chia, Cluster CEO, Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the Philippines), Standard Chartered dalam keterangan yang diterima Iconomics, Kamis (14/1).

Rachmat Kaimuddin, CEO, Bukalapak, mengatakan kemitraan strategis ini menunjukkan kepercayaan Standard Chartered terhadap misi dan komitmen Bukalapak dalam menciptakan dampak di seluruh Indonesia.

Baca Juga :   Dapat Pendanaan Seri F Dari Shinhan GIB, Valuasi Bukalapak Lampaui US$2,5M

“Perdagangan dan jasa keuangan merupakan aspek penting dari kesejahteraan masyarakat, oleh karena itu, kemitraan ini meningkatkan semangat kami untuk mewujudkan Ekonomi yang Adil di Indonesia/ A Fair Economy in Indonesia. Dengan jaringan perbankan global yang kuat dan bisnis layanan keuangan yang bergengsi, partisipasi Standard Chartered di Bukalapak akan semakin memperkuat jajaran pemegang saham dan mitra strategis kami saat ini,” ujar Rachmat.

Standard Chartered telah secara aktif mengembangkan model bisnis baru, seperti nexus, melalui unit inovasi, investasi, dan venturanya, SC Ventures, untuk memenuhi kebutuhan klien yang terus berkembang. Baru-baru ini, Bank mengumumkan peluncuran resmi Mox, bank virtual barunya di Hong Kong, yang dibuat dalam kemitraan dengan PCCW, HKT dan Trip.com. Bank juga mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan Zodia, kustodian aset digital tingkat institusi, bermitra dengan Northern Trust. Selain itu, Bank juga telah meluncurkan platform terbuka digital secara komersial, Solv, untuk membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di India dan negara lain tumbuh dengan menyediakan akses ke layanan keuangan dan bisnis.

Baca Juga :   Setelah IPO, Apa Komitmen Bukalapak?

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics