Making Indonesia 4.0 Peta Jalan Pembangunan Industri di Era Otomatisasi dan Digital

0
555

Pemerintah terus membangun infrastruktur besar-besaran dalam rangka mempersiapkan Indonesia menjadi negara maju dan negara industri modern di usia ke-100 tahun Indonesia pada 2045 kelak. Salah satu persiapan itu dengan membuat kebijakan Making Indonesia 4.0 sebagai respons atas revolusi industri keempat.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Making Indonesia 4.0 itu sebagai inisiatif percepatan pembangunan industri memasuki otomatisasi dan digitilasasi. Dengan sasaran utama menjadikan Indonesia menjadi satu dari 10 negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2030.

“Ada 3 aspirasi utama yaitu 10% ekspor neto dari produk domestik bruto (PDB); lalu, peningkatan produktivitas terhadap biaya 2 kali lipat dan pengeluaran riset serta pengembangan minimal 2% dari PDB,” tutur Agus dalam sebuah diskusi virtual, Senin (5/4).

Agus mengatakan, pihaknya telah menetapkan 7 sektor sebagai fokus prioritas program Making Indonesia 4.0. Ketujuh sektor itu adalah industri makanan dan minuman, industri tekstil dan busana, industri otomotif, industri farmasi, industri elektronika, industri farmasi dan industri kesehatan.

Ketujuh sektor ini dipilih, kata Agus, karena berkontribusi 70% dari total PDB manufaktur per tahun. Juga berkontribusi 65% dari ekspor manufaktur. Sementara untuk penyerapan tenaga kerja berkontribusi sebesar 60% dari seluruh industri.

Baca Juga :   Eratani, Startup Bidang Pertanian Terima Pendanaan Awal Senilai Rp 23 M

Di samping itu, kata Agus, terdapat 10 prioritas nasional dalam peta jalan tersebut. Adapun 10 prioritas nasional itu meliputi, perbaikan alur aliran material, mendesain ulang zona industri, akomodasi standar keberlanjutan, pemberdayaan industri kecil dan menengah, membangun infrastruktur digital nasional, menarik investasi asing, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) industri, pembentukan ekosistem inovasi, menerapkan insentif investasi teknologi dan harmonisasi aturan serta kebijakan.

 

 

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics