BRI Terus Tingkatkan Portofolio Kredit UMKM Hingga 85% pada 2025
Ilustrasi usaha mikro/Foto:Dok.BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan terus mendukung perkembangan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.
Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan porsi kredit dan pembiayaan perbankan untuk sektor UMKM pada tahun 2024 minimal sebesar 30%. Saat ini, menurut Sunarso, porsi kredit dan pembiayaan seluruh lembaga keuangan di Indonesia untuk UMKM baru mencapai sekitar 21%.
“Dan terhadap 21% itu, siapa yang paling berkontribusi? Saya ulangi lagi, yang paling berkontribusi adalah BRI. Karena BRI kontribusinya terhadap pembiayaan UMKM secara nasional itu lebih dari 67%,” ujar Sunarso dalam pidato kuncinya pada acara BRI Microfinance Outlook 2023, Kamis (26/1).
Sunarso mengatakan saat ini, portofolio kredit BRI untuk UMKM sudah mencapai 84% dari total kredit yang disalurkan BRI. “BRI hanya memberikan kredit kepada segmen wholesale, segmen korporasi enggak lebih dari 16% saja. Dan nanti kita akan tingkatkan lagi UMKM-nya, di 2025 nanti kita ingin porsi portofolio kredit kepada UMKM itu mencapai 85%,” ungkap Sunarso.
Dukungan BRI terhadap UMKM ini, menurut Sunarso karena UMKM memberikan kontribusi besar, selain terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, juga kemampuannya dalam menyerap tenaga kerja.
“Selama 10 tahun terakhir, postur UMKM dalam perekonomian tidak berubah, hampir 99% pelaku usaha di Indonesia dari sisi entitas adalah UMKM, yang korporasi, konglomerasi hanya 0,01% dan kemudian menengah hanya 0,09% dan mayoritas adalah di small bisnis, di mikro bisnis. Kemudian kalau kita lihat kontribusinya terhadap perekonomian, kontribusi UMKM terhadap PDB itu 62,55% dan 97,22% tenaga kerja Indonesia dipekerjakan di segmen UMKM,” ujarnya.