Kantongi Laba Bersih Rp60,4 Triliun pada Tahun 2023, Mengapa Laba BRI Naik Terus?

1
132

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menutup tahun 2023 dengan kinerja keuangan yang cemerlang. Aset dan laba bank milik negara ini terus mengalami pertumbuhan.

Direktur Utama BRI, Sunarso menyampaikan hingga akhir Desember 2023, BRI Group berhasil mencatatkan aset  sebesar Rp1.965 triliun atau tumbuh 5,3% year on year.

Pertumbuhan aset tersebut diiringi dengan perolehan laba bersih Rp60,4 triliun atau tumbuh 17,5% year on year.

“Mayoritas laba senilai Rp60,4 triliun tersebut pun pada akhirnya kembali ke negara sebagai pemegang saham mayoritas.  Selanjutnya oleh negara akan digunakan untuk kepentingan rakyatnya melalui berbagai program pemerintah,” ujar Sunarso dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 31 Januari 2024.

Menurut Sunarso, keberhasilan BRI sebagai perushaaan BUMN mencetak laba Rp60,4 triliun ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan BUMN yang memiliki fungsi agen pembangunan (agent of development) dan sebagai value creator dapat secara simultan menjalankan fungsi create economic value maupun social value secara bersamaan.

Kemapun BRI dalam mencetak laba, sebut Sunarso, tak terlepas dari fondasi tata kelola yang baik dari sisi operasional dan bisnis yang menjadi landasan pertumbuhan berkelanjutan dari kinerja BRI.

Baca Juga :   Astra Life Sosialisasikan Materi Literasi dan Inklusi Keuangan ke Pelajar SMKN 4 Padalarang

“Apa yang membuat laba BRI tumbuh terus dan mungkin menjadi laba terbesar di industri perbankan? Secara filosofis, jawabannya adalah karena BRI dikelola secara profesional dengan mengendepankan prinsip-prinsip good corporate governance yang benar,” ujarnya.

Secara operasional, Sunarso mengatakan penopang utama kinerja impresif BRI hingga akhir tahun 2023 diantaranya adalah penyaluran kredit yang tumbuh double digit dan di atas industri perbankan nasional. Kualitas kredit juga terjaga dengan baik, diikuti kemampuan menghimpun dana pihak ketiga yang memadai dengan fokus kepada dana murah atau CASA, serta efisiensi yang terus meningkat dari hasil transformasi digital yang dilakukan BRI.

1 comment

Leave a reply

Iconomics