Komisi IV Minta Bapanas Susun Program Terkait Tambahan Anggaran Rp 1,2 T

0
133
Reporter: Rommy Yudhistira

Komisi IV DPR belum bisa menyetujui usulan anggaran belanja tambahan (ABT) Badan Pangan Nasional (Bapanas) senilai Rp 1,2 triliun untuk 2023. Komisi IV meminta Bapanas terlebih dulu menyusun program dan kegiatan yang mampu berdampak terhadap kebutuhan masyarakat dan kedaulatan pangan nasional.

“Bapanas dalam menyusun program dan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat harus terukur secara nasional sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah untuk mencapai kedaulatan dan kemandirian pangan,” kata Ketua Komisi IV DPR Sudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1).

Sudin mengatakan, pihaknya juga meminta Bapanas melakukan tata kelola pandan berbasis kepada sumber pangan dalam negeri, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Itu sebabnya, Komisi IV mendengarkan penjelasan Bapanas soal peta jalan dan rencana program kegiatan 2023.

Sementara itu, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adie dalam paparannya mengatakan, pihaknya mendapatkan alokasi anggaran senilai Rp 103,5 miliar pada 2023. Jumlah tersebut menurun senilai Rp 215 miliar atau 32,%, dibandingkan tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp 318,5 miliar.

Baca Juga :   Digitalisasi dan 3 Indikator yang Ada Dalam Renstra Parlemen Modern

Menurut Arief, anggaran tersebut dialokasikan untuk 3 deputi dengan total 39%, serta untuk dukungan manajemen, gaji, dan operasional sebesar 61%. Namun, secara keseluruhan, alokasi anggaran tersebut belum termasuk tunjangan kinerja pegawai sebesar Rp 18 miliar.

Berdasarkan itulah, kata Arief, Bapanas mengusulkan ABT senilai Rp 1,2 triliun, agar bisa secara ideal menjalankan setiap program-program yang sudah direncanakan sebelumnya.

“ABT ini telah kami usulkan kepada dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Setkab, dan siang tadi kepada presiden Republik Indonesia, dan tentunya hari ini kami sampaikan kepada bapak-ibu Komisi IV yang kami hormati,” ujar Arief.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics