Terima Kunjungan Presiden Tanzania di Pabrik Cileungsi, Indesso: Komitmen Perkuat Hubungan dan Investasi di Afrika

0
284
Reporter: Kristian Ginting

Presiden Republik Persatuan Tanzania, Samia Suluhu Hassan mengunjungi pabrik Indesso, produsen terkemuka ingredien flavor & fragrance, serta food & wellness di Cileungsi, Jawa Barat pada Jumat (26/1) ini. Kunjungan tersebut menekankan komitmen Indesso dalam memperkuat hubungan Indonesia- Tanzania melalui investasi jangka panjang di Afrika.

CEO Indesso Group Robby Gunawan bercerita, pihaknya terlibat di Tanzania bermula dari acara Indonesia-Africa Infrastucture Dialogue (IAID) yang digelar di Bali pada 2019. Dalam acara tersebut Presiden Joko Widodo berkomitmen memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara Afrika.

Sejalan dengan komitmen ini, kata Robby Gunawan, Indesso telah mendirikan 6 unit distilasi di Tanzania untuk menyuling minyak dari guguran daun cengkeh, produk sampingan yang seringkali dibuang sebagai limbah. Inisiatif ini telah berdampak signifikan pada industri cengkeh di Tanzania, mengubah apa yang dulu dianggap sebagai limbah menjadi sumber daya berharga.

Menurut Robby Gunawan, Indesso berperan penting dalam berbagi keahliannya dengan masyarakat setempat, memberdayakan komunitas lokal untuk memanfaatkan potensi dari produksi minyak daun cengkeh. Transformasi ini dicapai melalui praktik bisnis yang berkelanjutan dengan konsep upcycling, traceability, dan transparency.

Dampak langsung yang ditimbulkan dari industri penyulingan minyak daun cengkeh, lanjut Robby Gunawan, bersifat transformatif. Industri ini telah meningkatkan nilai bahan baku di tingkat sumbernya dan membawa manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat Tanzania di tingkat dasar.

Baca Juga :   OJK Terbitkan Izin Usaha Bulion, Masyarakat Sudah Bisa Berinvestasi Emas di Pegadaian

Menurut studi yang dilakukan pada tahun 2019, ujar Robby Gunawan, inisiasi penyulingan minyak daun cengkeh Indesso telah meningkatkan pendapatan rumah tangga warga desa hingga 4 kali lipat per tahunnya. Industri ini juga menciptakan lapangan pekerjaan baru dalam pengumpulan, transportasi, dan penyulingan daun cengkeh.

“Kami bangga bisa menjadi katalisator dalam industri cengkeh Tanzania. Dengan berinvestasi di wilayah ini, kami tidak hanya menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan masyarakat setempat,” kata Robby Gunawan dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (26/1).

Lebih jauh Robby Gunawan mengatakan, industri penyulingan minyak daun cengkeh di Tanzania masih dalam tahap awal pengembangan, tapi berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan pedesaan secara signifikan. Melihat ke depan, Indesso berharap bahwa inisiatif-inisiatif ini akan berfungsi sebagai katalisator, menginspirasi dan mendorong masyarakat lokal untuk mendirikan lebih banyak unit distilasi di Tanzania.

“Dengan membagikan kisah keberhasilan, pengetahuan, dan keahlian kami, Indesso turut berkontribusi pada pertumbuhan industri berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat lokal dan ekonomi nasional,” tambah Robby Gunawan.

Presiden Director Indesso Tanzania (Zanzibar) Ltd, Feri Agustian Soleh sedang menunjukkan screen solar panel Indesso kepada Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan di pabrik Indesso di Cileungsi, Jawa Barat, pada Jumat (26/1)/Dokumentasi Indesso

Kunjungan Presiden Samia ke pabrik Indesso itu, kata Robby Gunawan, menjadi penegasan dedikasi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi Tanzania. Indesso berkomitmen untuk menampung hasil produksi minyak cengkeh dari Tanzania, mendorong pertumbuhan berkelanjutan, dan memberdayakan masyarakat lokal untuk terus berkembang—membuat Zanzibar-Tanzania menjadi pusat minyak atsiri baru di wilayah Afrika Timur.

Baca Juga :   Profil Djajadi, Direktur Utama PT. Minna Padi Aset Manajemen

Untuk diketahui, Indesso merupakan perusahaan asal Indonesia yang bergerak di bidang bisnis pertambahan nilai bersumber bahan baku alam. Bisnis Indesso berawal pada 1968 dalam bidang penyulingan minyak cengkeh. Saat ini Indesso merupakan pemimpin global produk turunan minyak cengkeh dan dikenal sebagai Solution Provider yang menyediakan berbagai solusi bahan baku untuk industri yang beragam, termasuk flavor & fragrance serta food & wellness.

Sejak tahun 2009, Indesso telah menerima penghargaan bergengsi Primaniyarta sebanyak 8 kali, yang dianugerahkan Kementerian Perdagangan RI atas prestasinya sebagai Eksportir Berkinerja Terbaik. Komitmen Indesso akan produk-produk yang berkelanjutan mengantarkan piala Primaniyarta tambahan di 2021 sebagai Eksportir terbaik untuk Produk Berkelanjutan. Lalu, Deloitte Private Indonesia menobatkan Indesso sebagai salah satu Best Managed Company pada 2022 dan 2023.

Leave a reply

Iconomics