Bulog Kirim 270 Ton Beras ke Ternate, DPRD Maluku Utara Berikan Apresiasi
Perum Bulog mengirim 270 ton beras untuk menindaklanjuti laporan beras turun mutu di Ternate, Maluku Utara. Pengiriman beras dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab, dan komitmen dalam menjaga kepercayaan publik.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pihaknya pun memproses pengolahan ulang terhadap beras yang mengalami penurunan mutu, namun masih layak konsumsi. Untuk beras yang masuk kategori rusak, akan dilakukan pemeriksaan laboratorium sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Sementara beras yang rusak dan tidak bisa diperbaiki akan diuji di laboratorium untuk memastikan langkah tindak lanjut yang sesuai dengan ketentuan,” kata Rizal dalam keterangan resminya pada Rabu (8/10).
Upaya yang dilakukan Bulog, kata Rizal, menunjukkan keseriusan Bulog terhadap keamanan pangan, dan penerapan tata kelola yang akuntabel, dan transparan.
Rizal menambahkan, pemerintah bersama Bulog sedang mempersiapkan pembangunan 6 gudang logistik baru di Maluku Utara. Langkah itu sebagai upaya memperkuat kapasitas penyimpanan, dan memperlancar distribusi pangan di Maluku Utara.
“Melalui langkah tanggap dan kolaboratif ini, kami ingin memastikan bahwa setiap butir beras yang sampai ke masyarakat adalah hasil pengelolaan yang transparan, berkualitas, dan bertanggung jawab. Tindakan cepat ini menjadi bukti komitmen Bulog menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Rizal.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Iqbal Ruray mengapresiasi langkah yang diambil Bulog. DPRD Maluku Utara mengusulkan agar kantor cabang Bulog di provinsi itu ditingkatkan menjadi kantor wilayah tersendiri, sehingga terpisah dari Ambon.
Iqbal menyebutkan, peningkatan status kelembagaan dinilai penting karena bisa memperkuat fungsi Bulog dalam menghadapi tantangan geografis, dan distribusi pangan di wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik logistik berbeda.