Dugaan Suap di Bea Cukai, Mobil dan Uang Tunai Rp1,2 Miliar Disita KPK

0
53
Reporter: Wisnu Yusep

OTT Topan Ginting

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil dan uang tunai sebesar 78 ribu dolar Singapura (sekitar Rp1,2 miliar) dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW atau tiruan di lingkungan Bea Cukai.

​Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa penyitaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian keuangan negara. Kendaraan hasil sitaan tersebut kini telah terparkir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

​”Penyidik melakukan penyitaan terhadap pihak terkait berupa satu unit kendaraan roda empat dan uang tunai senilai 78 ribu dolar Singapura atau ekuivalen sekitar Rp1 miliar lebih,” ujar Budi kepada awak media, Senin (16/03/2026).

​Budi menegaskan bahwa KPK tidak akan berhenti pada penyitaan aset. Lembaga antirasuah tersebut tengah melacak peran pihak-pihak lain serta menelusuri aliran dana hasil dugaan korupsi sektor kepabeanan yang dinilai merusak iklim usaha nasional.

​”Korupsi di sektor ini tidak hanya mendegradasi penerimaan negara, tetapi juga memukul daya saing UMKM kita,” tegas Budi.

Baca Juga :   MKD DPR: Sekjen Partai Golkar Akan Gantikan Posisi Azis Syamsuddin

​Kasus ini merupakan pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada 4 Februari 2026. Hingga saat ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka kunci yakni ​Rizal (RZL), Eks Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai.

Kemudian Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan dan ​Orlando Hamonangan (ORL) selaku Kasi Intelijen Bea Cukai.

Sementara tersangka dari pihak swasta yakni, John Field (Pemilik Blueray Cargo) beserta jajaran manajemennya.

​Sebelum penyitaan hari ini, KPK juga telah mengamankan barang bukti fantastis berupa uang tunai senilai Rp5,19 miliar yang ditemukan dalam lima koper di sebuah safe house di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Para tersangka diduga terlibat dalam praktik suap dan gratifikasi terkait pengurusan impor barang-barang tiruan (KW) serta pengurusan cukai.

Leave a reply

Iconomics