Kajian Perbanas Sebut Kinerja Kredit UMKM -0,47% YoY di Februari 2026

0
7
Reporter: Rommy Yudhistira

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menilai kinerja kredit UMKM menyentuh -0,47% secara tahunan (yoy) pada Februari 2026. Kondisi tersebut menunjukkan pelemahan kredit UMKM sejak akhir 2022 hingga akhir 2025.

Chief Economist Perbanas Winang Budoyo mengatakan, kondisi pelemahan tersebut berbeda dengan tren kredit perbankan secara umum yang masih tumbuh positif. Penurunan kredit UMKM mengindikasikan adanya persoalan mendasar pada segmen UMKM.

Winang menambahkan, pelemahan kredit UMKM didorong dari sisi permintaan kredit atau bersifat demand-driven. Sebab, hampir 90% UMKM formal dan informal tidak mengajukan kredit karena merasa belum membutuhkan pinjaman.

Di sisi lain, lanjut Winang, penelitian Perbanas menunjukkan aspek penawaran pembiayaan UMKM sudah sangat mendukung. Hal itu tercermin dari UMKM yang mengajukan kredit tingkat persetujuannya sangat tinggi atau sekitar 94,3%.

“Fakta ini mengonfirmasi persoalan utama bukan terletak pada penolakan bank, melainkan pada rendahnya permintaan kredit baru, terbatasnya dorongan ekspansi usaha, dan belum kuatnya kesiapan UMKM untuk mengakses pembiayaan formal,” kata Winang dalam keterangan resminya soal hasil kajian Perbanas di Jakarta, Kamis (18/6).

Baca Juga :   Kredit Baru Diprediksikan Melambat di Triwulan I-2020

Berdasarkan temuan itu, Perbanas merekomendasikan arah kebijakan pembiayaan UMKM yang meliputi 5 hal. Pertama, memperkuat pendampingan UMKM pada aspek pembukuan sederhana, pemisahan rekening usaha, digitalisasi transaksi dan formalitas usaha.

Kedua, mendesain kebijakan kredit berdasarkan kebutuhan segmen yaitu pembiayaan ekspansi untuk UMKM informal dan pembiayaan modal kerja, atau rantai pasok untuk UMKM formal.

Ketiga, memperluas penggunaan piutang dan persediaan sebagai alternatif agunan. Keempat, mendiversifikasi instrumen kebijakan di luar subsidi bunga.

Kelima, mendorong program pemerintah sebagai sumber permintaan baru bagi UMKM, melalui integrasi ke rantai pasok, dan proyek strategis.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics