Menko Airlangga: Prospek Ekonomi 2022 Optimistis, Tapi Tetap Waspada Covid-19
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Dok. Ekon
Strategi penanganan Covid-19 dari hulu ke hilir yang diterapkan Indonesia dengan menggunakan strategi “Gas dan Rem” dinilai efektif menurunkan kasus aktif, kematian, dan effective reproduction number (Rt) hingga di bawah 1. Strategi ini sekaligus dapat mendukung pertumbuhan ekonomi tetap berada di jalur yang positif yaitu mencapai 3,51% (yoy) pada kuartal III tahun 2021.
Terkait prediksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2022, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mewakili Presiden Joko Widodo dalam acara Economic Outlook 2020 mengatakan optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2022.
“Terhadap prospek tahun depan kita optimis namun harus tetap waspada terkait dengan pengendalian Covid-19,” kata Menko Airlangga dalam siaran pers tertulis.
Saat ini, semua komponen pengeluaran produk domestik bruto (PDB) masih tumbuh positif, dan pertumbuhan tinggi terjadi pada ekspor dan impor. Kontributor utama pertumbuhan ekonomi dari sisi permintaan adalah Konsumsi Rumah Tangga dan PMTB dengan kontribusi sebesar 83,54%. Sektor-sektor utama yang juga masih tumbuh positif antara lain, sektor Infokom 5,51%, Jasa Kesehatan 14%, Pertanian 1,31%, Real Estate 3,42%.
Halaman Berikutnya