NRE Gandeng GCL Kembangkan Proyek Energi Bersih di Indonesia
Pertamina New & Renewable Energy (NRE) bekerja sama dengan GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd., untuk mengembangkan proyek energi bersih di Indonesia. Beberapa proyek yang dibidik antara lain, pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa), energi baru dan terbarukan, serta pembangkit listrik berbasis gas.
CEO Pertamina NRE John Aris mengatakan, kemitraan dengan perusahaan asal Tiongkok itu, menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem energi bersih yang berkelanjutan.
“Kolaborasi dengan GCL merupakan langkah strategis Pertamina NRE untuk mempercepat pengembangan energi bersih di Indonesia,” kata John dalam keterangan resminya pada Rabu (14/1).
John melanjutkan, Pertamina NRE optimistis kolaborasi itu dapat menjadi fondasi penting dalam mendorong inovasi teknologi, dan pengembangan model bisnis energi bersih. Juga berpeluang memperkuat peran Pertamina sebagai penggerak utama transisi energi nasional menuju emisi nol bersih pada 2060.
“Kami melihat potensi besar untuk mengombinasikan pengalaman global GCL dengan kapabilitas dan pemahaman lokal Pertamina dalam menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan dan kompetitif,” ujar John.
Sementara itu, Chairman of The Board GCL Intelligent Energy Fei Zhi mengatakan, pihaknya mengapresiasi kerja sama yang terbentuk antara GCL dengan Pertamina NRE. GCL menilai Indonesia sebagai salah satu pasar strategis dalam pengembangan energi bersih di tingkat global.
“GCL berharap dapat memanfaatkan momentum percepatan transisi energi di Indonesia untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan bersama Pertamina NRE, khususnya di sektor pembangkit listrik tenaga sampah, integrasi photovoltaic dan penyimpanan energi, PVT,” ujar Fei.