Travel Haji di Lingkaran Kemenag: ASN Ditjen PHU Duduk sebagai Dirut Biro Perjalanan Haji

0
9
Reporter: Wisnu Yusep

Sebuah perusahaan travel haji dan umrah disiapkan dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama. Fakta tersebut muncul dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Eri Kusmar, pejabat Kementerian Agama yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bagian Umum dan BMN Ditjen PHU dalam pusaran kasus korupsi kuota haji tambahan 2023-2024. Sedianya, Eri bakal dihadirkan dalam persidangan kasus ini, pada Selasa (29/09/2026) besok.

Dalam keterangannya, Eri mengungkap dirinya ditempatkan sebagai Direktur Utama PT Tawakal International Tour & Travel. Perusahaan tersebut disebut sejak awal disiapkan untuk menjalankan bisnis haji dan umrah. Yang membuat posisi ini menjadi sorotan, Eri mengaku dirinya merupakan ASN di lingkungan Ditjen PHU, institusi yang memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Dalam BAP, Eri menjelaskan PT Tawakal merupakan perusahaan yang diinisiasi oleh Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex dan Aizzudin Abdurrahman alias Gus Aiz. Menurut Eri, dirinya diajak bergabung dalam perusahaan tersebut dan kemudian ditempatkan sebagai direktur utama.

“PT Tawakal Hajj/Umrah adalah perusahaan yang diinisiasi oleh Gus Alex dan Gus Aiz dan saya diajak untuk bergabung,” kata Eri dalam BAP yang dikutip, Senin (28/09/2026).

Eri juga mengungkapkan tujuan awal pendirian perusahaan tersebut bukan sekadar menjalankan bisnis travel biasa. Menurut keterangannya, PT Tawakal diproyeksikan menjadi perusahaan yang nantinya dapat memberikan keuntungan bagi organisasi PBNU melalui bisnis perjalanan haji dan umrah.

Baca Juga :   JPU: Yaqut Cholil Siapkan US$1 Juta untuk Redam Pansus Angket Haji DPR

“Agar nantinya perusahaan tersebut bisa menjadi sumber keuntungan bagi organisasi PBNU melalui bisnis travel haji dan umroh,” ungkap Eri.

Struktur perusahaan itu juga tercatat dalam BAP. Eri menyebut dirinya sebagai Direktur Utama. Sementara Aizzudin Abdurrahman alias Gus Aiz ditempatkan sebagai Direktur dan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex sebagai Komisaris.

Dengan demikian, seorang ASN yang bekerja di lingkungan Ditjen PHU berada langsung dalam struktur perusahaan yang bergerak di bidang haji dan umrah. Eri mengakui dirinya tidak pernah melaporkan posisi tersebut kepada atasannya.

“Saya sebagai ASN … tidak pernah melaporkan kegiatan saya menjadi Direktur Utama PT Tawakal kepada pimpinan saya Dirjen PHU,” beber Eri dalam BAP itu.

Keterangan tersebut menjadi salah satu bagian paling penting dalam BAP Eri karena memperlihatkan adanya posisi ganda yakni, di satu sisi sebagai pejabat/ASN di lingkungan Ditjen PHU, sementara di sisi lain tercatat sebagai direktur utama sebuah perusahaan travel haji dan umrah.

KPK sebelumnya memang telah memeriksa Eri dalam penyidikan perkara dugaan korupsi kuota haji 2023–2024. Saat itu, penyidik mendalami antara lain aliran uang dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) kepada sejumlah oknum di lingkungan Kemenag.

Baca Juga :   BPJPH Bersuara Soal Sertifikat Halal Produk Bernama Tuak, Wine, dan Beer

Bukan Sekadar Travel, Ada Rencana Diserahkan ke PBNU

Eri Kusmar memberikan gambaran mengenai tujuan akhir perusahaan tersebut. Menurut dia, PT Tawakal pada awalnya dirancang untuk kemudian diserahkan kepada PBNU.

“PT Tawakal sebenarnya dimaksudkan untuk menjadi milik PBNU,” ungkap Eri.

Eri menyebut dirinya ditempatkan sebagai direktur utama sebagai bagian dari proses tersebut. Ia mengaku diminta menjadi semacam jembatan antara pemilik perusahaan yang lama dengan rencana pengalihan perusahaan kepada PBNU.

Namun, berdasarkan keterangannya, hingga pemeriksaan dilakukan, perusahaan itu belum diserahkan kepada PBNU dan belum beroperasi. Posisi Eri juga bukan sekadar nama dalam struktur. Dia mengatakan dirinya menandatangani sejumlah dokumen perusahaan ketika diperlukan, meski urusan keuangan disebut berada di tangan Gus Aiz.

“Yang mengatur semua keuangan adalah Aizzuddin,” beber dia.

Eri juga menyebut dirinya tidak mengetahui rekening yang digunakan perusahaan karena pengelolaan keuangan berada pada Gus Aiz.

Jejak pembentukan bisnis itu bahkan disebut telah muncul sebelum PT Tawakal. Dalam BAP, Eri mengungkap adanya konsep pembentukan PT Anak Bangsa Cakrawala Dunia (ABCD) yang akan bekerja sama dengan PT Multi Panca Kartika (MPK). Konsep bertanggal 3 Oktober 2023 tersebut mencantumkan pembagian saham 50% untuk PT ABCD dan 50% untuk PT MPK. Konsep itu diberi nama: “Konsorsium Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh.”

Baca Juga :   Gus Nadir Sebut PBNU Dukung Capres Prabowo, Ketum Yahya Cholil Staquf Nilai Itu Prasangka Saja

Dalam rancangan itu juga tercantum sejumlah nama tokoh sebagai penasihat dan pembina, sementara Gus Alex dan Gus Aiz masuk dalam struktur pengelola. Eri sendiri disebut sebagai Wakil Sekretaris. Menurut Eri, konsepnya dibuat oleh Gus Alex dan Gus Aiz untuk membangun konsorsium penyelenggara haji dan umrah yang nantinya dikelola PBNU. Rencana ini kemudian berkembang hingga muncul PT Tawakal.

Rangkaian keterangan Eri ini membuka gambaran mengenai bagaimana sebuah perusahaan travel haji dipersiapkan dengan struktur yang mempertemukan unsur birokrasi Kemenag dengan tokoh-tokoh yang berkaitan dengan organisasi keagamaan dan bisnis travel. Di satu sisi, Eri merupakan ASN yang bekerja di lingkungan Ditjen PHU. Di sisi lain, namanya ditempatkan sebagai Direktur Utama perusahaan travel haji dan umrah.

Bahkan, perusahaan itu menurut keterangannya sejak awal diarahkan untuk menjadi sumber keuntungan bagi PBNU dan pada akhirnya disiapkan untuk diserahkan kepada organisasi tersebut.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics