4 Langkah untuk Memajukan Kerja Sama BIMP-EAGA

0
1599

Keempat, penguatan ekonomi hijau, sebab pembangunan ekonomi hijau yang berkelanjutan adalah ekonomi masa depan dan harus berjalan beriringan dengan aksi iklim.  Selain itu, pembangunan hijau di kawasan, termasuk alih teknologi, perlu dilakukan guna memperkuat hubungan kerja sama dengan berbagai stakeholders.

Untuk peningkatan perekonomian secara lebih terarah, maka telah dibentuk 2 koridor ekonomi yaitu West Borneo Economic Corridor dan Greater Sulu Sulawesi Economic Corridor. Beberapa proyek di WEBC antara lain keterhubungan antara Pontianak-Kuching-Brunei Darussalam.  Sementara, di GSSC beberapa proyek pelabuhan yang telah diselesaikan antara lain di Manado (Sulawesi Utara), dan Puerto Princesa (Filipina). Sementara untuk bandara ada di Zamboanga dan General Santos (Filipina).

Di samping itu, penyelesaian jalan tol Manado-Bitung diyakini akan menurunkan biaya logistik dan distribusi sekaligus untuk mendukung keberlanjutan konektivitas laut antara Bitung-Davao. Secara khusus perluasan koridor ekonomi di East Borneo Economic Corridor dengan memasukkan wilayah di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sarawak, Sabah dan Tawi-Tawi.

“Selain itu, kami juga membahas perkembangan inisiatif green city yang intinya ingin mewujudkan wilayah perkotaan yang layak huni, ramah lingkungan, kompetitif secara ekonomi dan sejahtera secara sosial. Sejauh ini, kota Kendari, Indonesia telah menyelesaikan tahap pertama dengan menyusun Green Cities Action Plan (GCAP),” kata Menko Airlangga.

Halaman Berikutnya
1 2 3 4

Leave a reply

Iconomics