BP BUMN Rampingkan Anak Usaha SIG Menjadi 12 dari Sebelumnya 40 Perusahaan

0
150
Reporter: Rommy Yudhistira

Badan Pengaturan (BP) BUMN merampingkan anak usaha Semen Indonesia Group menjadi 12 perusahaan dari sebelumnya 40 perusahaan. Perampingan entitas usaha tersebut dilakukan untuk memperkuat efisiensi bisnis, meningkatkan daya saing, dan mempertajam fokus lini usaha strategis.

Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, transformasi dan streamlining BUMN menjadi bagian penting dalam membangun perusahaan negara yang sehat. Dan menjadi kompetitif di tengah dinamika industri yang terus berkembang.

Dalam proses perampingan tersebut, kata Dony, SIG menjalankan sejumlah agenda strategis seperti merger entitas distribusi dan building materials, konsolidasi sektor logistik, serta integrasi kawasan industri ke dalam ekosistem Danantara. Ada pula divestasi dan likuidasi entitas non-strategis.

Langkah tersebut, kata Dony, dijalankan untuk menciptakan struktur usaha yang lebih ramping, efektif, dan mampu mendukung pengambilan keputusan bisnis secara cepat, serta terukur.

Selain fokus pada efisiensi, sambung Dony, SIG pun memastikan seluruh tahapan transformasi berjalan secara benar, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Transformasi BUMN harus diarahkan untuk menciptakan struktur bisnis yang lebih efisien, fokus pada core business, serta mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi negara dan masyarakat,” ujar Dony.

Baca Juga :   UOB Indonesia Luncurkan UOB FinLab, Program untuk Kembangkan dan Digitalisasi Bisnis di RI

Dony menambahkan, SIG juga berkoordinasi dengan penasihat independen, auditor kantor akuntan publik, dan melaksanakan proses due diligence untuk memastikan setiap langkah strategis dilakukan secara akuntabel, dan transparan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics