Danantara Alihkan Sekitar 54,1 Juta Lembar Saham Seri B Adhi Karya ke BP BUMN
Ilustrasi logo Adhi Karya/pasardana
PT Danantara Asset Management (Persero) resmi mengalihkan kepemilikan saham Seri B di PT Adhi Karya (Persero) Tbk, kepada Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun saham yang dialihkan sekitar 54,1 juta atau 0,64% saham yang diterbitkan dan disetor penuh Adhi Karya.
Corporate Secretary Adhi Karya Rozi Sparta menjelaskan, harga saham ditentukan berdasarkan nilai buku sebesar Rp 5,4 miliar (Rp 100 per saham). Perhitungannya menggunakan nilai sementara, dan akan ditetapkan secara definitif berdasarkan keputusan kepala BP BUMN.
“Melalui transaksi pengalihan kepemilikan saham berdasarkan perjanjian pengalihan saham milik negara Republik Indonesia berupa saham Seri B pada BUMN Kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Nomor PERJ-1/BPU/01/2026 dan Nomor LGL1.001/PERJ/DI-DAM.DO/2026Â tanggal 5 Januari 2026 antara kepala BP BUMN dan Danantara Asset Management,” kata Rozi dalam laporan perubahan kepemilikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (7/1).
Transaksi pengalihan itu, kata Rozi, dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 yang mengatur kepemilikan saham negara melalui BP BUMN sebesar 1% pada Adhi Karya.
Dengan keputusan itu, kata Rozi, kepemilikan RI melalui BP BUMN sebanyak 1 lembar saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa, dan 54,1 juta lembar saham Seri B milik BUMN. Ada pula kepemilikan tidak langsung saham negara melalui Danantara Asset Management sekitar 5,4 miliar lembar saham Seri B yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).
“Negara RI melalui kepemilikan langsung saham Seri A Dwiwarna ADHI dan tetap merupakan pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner)Â dari ADHI melalui kepemilikan secara tidak langsung melalui Danantara Asset Management,” ujar Rozi.