Dari Silicon Valley, Bengaluru Hingga Bukit Algoritma

0
1165
Reporter: Redaksi Iconomics/Ninda

Perkembangan pusat-pusat industri teknologi dan inovasi pun tak hanya di negara adi kuasa. Di India ada lembah silikon Bangalore. Silicon Valley of India yang berada di Bengaluru atau sering disebut juga Bangalore disebut-sebut sebagai pusat Industri Teknologi Informasi Nasional India Bengaluru atau “IT Capital of India”. Bengaluru merupakan salah satu kota yang maju dengan cepat dan paling produktif dibandingkan dengan New delhi atau Mumbai sebagai kota-kota besar di India.

Menurut The Scallers, pada tahun 2020, industri TI mempekerjakan sekitar 4,1 juta orang di seluruh India dan menyumbang hampir US$137 miliar untuk ekspor setiap tahun. Dan 40% diantaranya dihasilkan di Bengaluru. Dalam dekade sejak 2010 hingga 2020 terakhir, Bengaluru telah menyumbang 35% dari Global In-House Center (GIC) di India. Nilai research & development (R&D) yang dilakukan di India diperkirakan sekitar US$40 miliar. Nilai tersebut diharapkan meningkat di tahun-tahun mendatang. Saat ini, Bengaluru dapat dikatakan sebagai kawasan teknologi paling strategis setelah Silicon Valley, dan Beijing. Tidak heran, perusahaan-perusahaan besar IT berkumpul dalam Kawasan tersebut seperti Infosys, Oracle, Amazon, Dell, Samsung R&D, HP, CGI, Nokia, Huawei dan banyak lagi.

Baca Juga :   Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko akan Pimpin Lembaga Baru Setingkat Kementerian yang Berantas Kemiskinan

Bagaimana dengan Bukit Algoritma Sukabumi? Peneliti Center of Innovation and Digital Indef Hanif Muhammad mengungkapkan bahwa ekosistem harus dibangun terlebih dahulu sebelum pembangunan Bukit Algoritma sebagai Silicon Valley. Mencontoh Sillicon Valley dan Bengaluru, industrinya yang dibangun terlebih dahulu hingga terpusat dalam satu kawasan tersebut. Silicon Valley dengan perusahaan Hewlett Packard (HP) yang dibangun pertama kali tahun 1939. Kemudian diikuti perusahaan lain karena daerah tersebut dianggap strategis untuk mendirikan perusahaan. Sedangkan perjalanan Bengaluru menjadi pusat IT di India dimulai tahun1985, kala itu Texas Instruments menjadi perusahaan multinasional pertama yang mendirikan pangkalan di Bengaluru hingga perusahaan teknologi informasi lainnya mengikuti.

Adapun Budiman melihat muda mudi anak bangsa telah banyak yang menorehkan prestasi dan menciptakan inovasi di kancah global. Kelak, kawasan ini akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut, seperti misalnya kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan. Untuk mewujudkan proyek yang bernilai sekitar Rp18 triliun (tahap pertama) ini, Direktur Utama Amarta Karya (AMKA) Nikolas Agung mengatakan akan melakukan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak-pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar.

Halaman Berikutnya
1 2

Leave a reply

Iconomics