Dirjen Tanaman Pangan Tak Hadir Raker, Komisi IV Meradang, Rapat Pun Ditunda
Ketua Komisi IV DPR Sudin/Dokumentasi DPR
Komisi IV DPR RI meradang lantaran dua pejabat eselon I Kementerian Pertanian tak hadir dalam Rapat Kerja (Raker) yang dijadwalkan, Senin (20/3), pukul 10.00 WIB. Rapat yang antara lain membahas isu pengan jelang hari raya keagamaan itu pun akhirnya ditunda.
Adapun dua pejabat eselon I yang tak hadir tersebut adalah Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi dan Inspketur Jenderal, Jan Maringka. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo juga tak hadir, tetapi sudah meminta izin untuk mendampingi Presiden Joko Widodo. Menteri dari Partai Nasdem itu diwakili oleh Wakil Menteri Harvick Hasnul Qolbi.
Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin mengatakan Jumat pekan lalu, dirinya sempat bertemu dengan Menter Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Dalam pertemuan tersebut, Syahrul memohon izin tidak menghadiri rapat dengan Komisi IV hari ini karena ada agenda mendampingi Presiden.
Sudin mengatakan sebagai pimpinan Komisi IV, ia langsung menyetujui permohonan Menteri Pertanian tersebut, tetapi dengan dua catatan. Pertama, harus membuat surat resmi ke Komisi IV. Kedua, semua eselon I harus hadir.
Namun, nyatanya, jelas Sudin, dua eselon I tak hadir. “Ini amat saya sayangkan,” ujar Sudin dengan nada kecewa.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, menurutnya, mestinya harus hadir dalam rapat kerja ini. Karena isu yang dibahas adalah soal kenaikan harga pangan jelang hari raya keagamaan. Selain itu, juga soal karut-marut masalah pupuk subsidi dan terkait panen raya. Terkait panen raya, menurut Sudin, Suwandi selaku dirjen, hanya mengirimkan bahan presentasi berupa prediksi produksi gabah dari Badan Pusat Statistik (BPS).
“Saya menghormati mitra saya, tetapi kalau mitra saya tidak menghormati saya, saya juga bisa demikian. Jujur saya katakan, saya tersinggung,” ujar Sudin.
Sudin mengatakan saat ini harga beras terus naik dimana-mana. Beras medium saja sudah berada di level Rp10.500 per kilogram. Kenaikan harga beras ini tentu saja akan meningkatkan inflasi.
Karena itu, setelah mendengar masukan dari sejumlah fraksi di Komisi IV, Sudin pun mengetuk palu menunda rapat kerja hingga batas waktu yang belum ditentukan.