Gangguan Sistem Kelistrikan Belum Pulih Sepenuhnya, PLN Janji Perbaiki Tata Kelola Pasokan Energi Primer

Untuk mencegah gangguan serupa terulang, PLN berjanji memperbaiki tata kelola rantai pasok energi primer, terutama batu bara, serta memperkuat keandalan pembangkit milik PLN maupun IPP. Pemantauan sistem juga dilakukan secara intensif selama 24 jam setiap hari.
0
10

Sistem kelistrikan di Pulau Jawa yang sempat mengalami gangguan dan memicu pemadaman bergilir pada pekan lalu mulai menunjukkan perbaikan, klaim PT Perushaan Listrik Negara atau PLN (Persero).

Meski demikian, kondisi sistem belum sepenuhnya pulih.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan pemadaman bergilir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah berhasil diminimalkan.

“Kami ingin menyampaikan kabar baik bahwa pemadaman bergilir yang terjadi minggu lalu di Pulau Jawa mulai kemarin, hari Minggu, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik dan pemadaman bergilir berhasil diminimalisir,” kata Darmawan dalam konferensi pers yang disiarkan saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (22/6).

Darmawan baru kembali dipercaya memimpin PLN dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PLN pada Kamis (18/6). Ia menempati posisi tersebut sejak Desember 2021, setelah sejak 2019 menjadi Wakil Direktur Utama PLN.

“Kami ingin memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir tersebut,” ujarnya.

Menurut Darmawan, gangguan pada sistem kelistrikan Jawa-Bali dipicu oleh persoalan pasokan energi primer, terutama batu bara yang tidak sesuai spesifikasi kebutuhan pembangkit. Untuk mengatasi hal tersebut, sejak pekan lalu PLN bersama para pemasok telah memastikan pasokan energi primer yang sesuai kebutuhan pembangkit, baik milik PLN maupun Independent Power Producer (IPP).

Baca Juga :   PLN Jamin Pasokan Listrik di Musim Libur Natal dan Tahun Baru

Selain persoalan pasokan batu bara, gangguan juga terjadi karena adanya kendala teknis yang terjadi pada dua pembangkit besar milik IPP sehingga keduanya terpaksa keluar dari sistem. PLN bersama pengelola pembangkit swasta kemudian menurunkan tim untuk melakukan pemulihan.

Darmawan mengungkapkan salah satu pembangkit yang mengalami gangguan telah berhasil dipulihkan dan kembali memasok listrik ke sistem Jawa.

“Tadi malam satu pembangkit besar berhasil dipulihkan dan sinkron dengan sistem kelistrikan di Pulau Jawa serta mulai memasok listrik untuk sistem di Pulau Jawa,” katanya tanpa merinci nama pembangkit tersebut.

Dalam keterangan sebelumnya di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, Minggu (21/6), Darmawan menyebut pembangkit yang telah pulih itu kembali tersinkronisasi dengan sistem pada pukul 18.00 WIB.

Untuk mencegah gangguan serupa terulang, PLN berjanji memperbaiki tata kelola rantai pasok energi primer, terutama batu bara, serta memperkuat keandalan pembangkit milik PLN maupun IPP. Pemantauan sistem juga dilakukan secara intensif selama 24 jam setiap hari.

Baca Juga :   10 Ribu Pemudik Siap Nikmati Mudik Gratis Aman Nyaman dari PLN, Kurangi Polusi Sangat Signifikan

“Kami terus memonitor upaya perbaikan sistem kelistrikan Pulau Jawa selama 24 jam, tujuh hari dalam seminggu, secara berkelanjutan. Kami melakukan upaya terbaik agar perbaikan yang telah berlangsung dapat terus terjaga dan ditingkatkan,” ujar Darmawan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics