Harga Beras Naik, Inflasi Juli 2025 Capai 0,3%

0
411

Beras kembali menjadi penyumbang inflasi terbesar pada Juli 2025, menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Jumat, 1 Agustus.

Berbicara dalam konferensi pers di Jakarta, Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, BPS, menyampaikan pada Juli 2025, tingkat inflasi bulanan sebesar 0,3% atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen dari 108,27 pada Juni 2025 menjadi 108,60 pada Juli 2025. Sementara secara tahunan (year on year), tingkat inflasi mencapai 2,37%.

Inflasi bulanan Juli 2025 ini lebih tinggi dibanding inflasi bulanan Juni 2025 sebesar 0,19%.

Ismartini menjelaskan kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah Makanan, Minuman dan Tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 0,74% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,22%.

“Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini adalah beras yang memberikan andil inflasi sebesar 0,06%,” ujar Ismartini.

Selain beras, komoditas lain yang juga memberikan andil inflasi adalah tomat dan bawang merah dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,05%, cabe rawit dengan andil inflasi sebesar 0,04%, bensin dengan andil inflasi sebesar 0,03% dan telur ayam ras dan biaya sekolah dasar, dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,02%.

Baca Juga :   Ini Saran Ketua Komisi IV ke Pemerintah agar Bulog Bisa Jaga Stabilitas Harga di Petani

Komoditas yang meredam inflasi pada Juli 2025 adalah tarif angkutan udara dengan andil deflasi sbesar 0,03%.

Harga Beras Naik

Sebelumnya, pada Juni lalu, beras juga merupakan komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar. Dengan inflasi 1%, bulan lalu beras memberikan andil inflasi sebesar 0,04%.

Kenaikan harga beras ini berlanjut pada Juli 2025. Ismartini menyampaikan rata-rata harga beras di penggilingan pada Juli 2025 naik 2,71% secara bulanan dan naik 4,14% secara tahunan (yoy).

Menurut kualitasnya, harga beras premium di penggilingan naik 1,93% secara bulanan dan naik 2,14% yoy.

Sedangkan beras medium di penggilingan naik 3,07% secara bulanan dan naik 5,96% yoy.

Di tingkat grosir, pada Juli 2025, beras mengalami inflasi sebesar 1,59% secara bulanan dan inflasi 5,12% yoy. Di tingkat eceran, inflasi beras sebesar 1,35% dan 3,81% yoy.

“Harga beras yang kami sampaikan ini merupakan rata-rata harga beras yang mencakup berbagai kualitas dan juga mencakup seluruh wilayah di Indonesia,” ujar Ismartini.

Leave a reply

Iconomics