Hari Bumi, Bank Mandiri Rilis Fitur Sertifikat Pengurangan Emisi untuk Nasabah Ritel di Livin’ Planet

0
43

Memaknai momentum Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April, Bank Mandiri memperkuat perannya dalam mendukung ekonomi berkelanjutan melalui peluncuran fitur Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) bagi segmen ritel pada platform Livin’ Planet di aplikasi Livin’ by Mandiri.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi Bank Mandiri dengan IDXCarbon dan menjadi langkah baru dalam membuka akses pasar karbon kepada masyarakat melalui layanan digital perbankan. Peluncuran ini juga menandai perluasan ekosistem perdagangan karbon nasional yang sebelumnya lebih didominasi oleh segmen korporasi.

“Melalui fitur ini, kami ingin mendorong partisipasi aktif nasabah dalam aksi iklim. Tidak berhenti pada peningkatan awareness atas jejak karbon yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, nasabah juga kami dorong untuk mengambil peran dalam mengimbanginya melalui melalui mekanisme carbon offset yang kredibel dan terverifikasi,” ujar Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan di Jakarta, Rabu (22/4).

SPE-GRK merupakan unit karbon yang merepresentasikan pengurangan emisi dari suatu proyek yang telah melalui proses pengukuran, pelaporan, serta verifikasi. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa emisi gas rumah kaca telah berhasil dikurangi atau dihindari, sehingga dapat dimanfaatkan oleh individu maupun institusi untuk mengimbangi emisi dari aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :   Perbanyak Transaksi di Luar Negeri, Bank Mandiri Kenalkan Fitur Livin’ Around the World di 3 Negara

Peluncuran fitur ini merupakan bagian dari pengembangan terbaru Livin’ Planet dengan menghadirkan kapabilitas baru di luar fitur sebelumnya. Inovasi ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri dalam menyediakan solusi keberlanjutan yang semakin relevan, mudah diakses, dan berdampak bagi nasabah.

“Dalam implementasinya, carbon offset dilakukan dengan mendukung kegiatan pengurangan atau penyerapan emisi, baik melalui solusi berbasis alam seperti penanaman pohon, maupun solusi berbasis teknologi seperti pengembangan energi terbarukan dan proyek efisiensi energi. Sementara itu, carbon credit merepresentasikan pengurangan atau penyerapan emisi sebesar 1 ton CO₂ ekuivalen yang dapat diperdagangkan sebagai instrumen dalam mekanisme tersebut,” jelasnya.

Melalui Livin’ Planet, nasabah dapat menghitung jejak emisi melalui carbon calculator serta melakukan offset dengan membeli SPE-GRK secara langsung. Fitur ini juga dilengkapi dengan edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap emisi karbon dan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup rendah karbon.

SPE-GRK yang tersedia saat ini berasal dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei milik Pertamina New & Renewable Energy berkapasitas 2,4 MW di Sumatera Utara, yang mengolah limbah Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi energi terbarukan. Proyek ini berkontribusi pada pengurangan emisi sekitar 265 ribu tCO₂e, atau setara dengan emisi sekitar 30 ribu kendaraan berbahan bakar bensin.

Baca Juga :   Waskita Peroleh Kredit Sindikasi Rp8,08 Triliun untuk Modal Kerja 148 Proyek

Selain itu, Bank Mandiri juga melanjutkan kampanye keberlanjutan melalui program Mandiri Looping for Life, yang mendorong pengurangan emisi melalui pengelolaan limbah tekstil sekaligus melibatkan UMKM dan brand lokal dalam membangun ekosistem gaya hidup ramah lingkungan.

Pada 2025, melalui kampanye Mandiri Looping for Life, perseroan mencatatkan 1.398 transaksi Livin’ Planet dengan nilai mencapai Rp135,2 juta. Transaksi tersebut telah dikonversi menjadi penanaman 1.292 pohon yang berkontribusi dalam pengurangan emisi sebesar 45,32 ton CO₂e.

Inisiatif ini menegaskan peran sektor keuangan sebagai enabler dalam transisi menuju ekonomi rendah karbon, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga dengan memperluas akses, meningkatkan awareness, dan menghadirkan solusi praktis bagi masyarakat.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat kolaborasi dan inovasi berbasis ESG untuk memperluas inklusi keberlanjutan serta menghadirkan solusi keuangan yang semakin relevan, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan sinergi ekosistem layanan yang terintegrasi, Bank Mandiri optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai katalis dalam mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.

Leave a reply

Iconomics