Kemenaker Sebut Telah Latih Lebih dari 80 Ribu SDM yang Terlibat di Kopdes Merah Putih
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli /Dok. Biro Humas Kemenaker
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah menyelenggarakan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi lebih dari 80 ribu orang yang terlibat dalam program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Sebanyak 80 ribu peserta itu dilatih di 21 balai pelatihan vokasi, dan produktivitas (BPVP), dan 286 balai latihan kerja (BLK).
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, program pengembangan SDM itu dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan manajerial, dan teknis, serta pemahaman tentang prinsip koperasi. Melalui program pengembangan SDM ini, Kemenaker ingin memastikan bahwa koperasi sebagai bentuk usaha yang berakar pada komunitas, memiliki SDM yang siap bekerja secara modern dan profesional.
“Pengembangan SDM koperasi adalah langkah krusial dalam menciptakan kemandirian dalam ekosistem ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan tangguh menghadapi tantangan zaman,” kata Yassierli dalam keterangan resminya pada Senin (21/7).
Selain itu, kata Yassierli, pihaknya mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif, dalam mendorong keberhasilan program Kopdes Merah Putih. Sebab, koperasi yang kuat, hanya dapat dibangun dari SDM yang kompeten, dan memiliki semangat kolektif untuk melayani, serta membangun negeri.
“Program ini adalah wujud nyata semangat kekeluargaan dan gotong royong antar-kementerian, demi membangun koperasi yang mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberi kontribusi besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Yassierli.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) dalam sebuah acara yang digelar di Koperasi Desa Merah Putih Bentangan, Klaten, Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan Badan Hukum Koperasi kepada 5 perwakilan ketua koperasi, yakni Bambang Gunarsa (KDMP Bentangan, Klaten), Jamaluddin Adiwijaya (KDMP Sumbung, Boyolali), Parni (KDMP Karangdowo, Klaten), Sumanto (KKMP Banyuanyar, Surakarta), dan Rizka Hidayati (KDMP Ceper, Klaten).