Mayoritas Harga Patokan Ekspor Pertambangan Turun di Agustus 2022

0
537

Mayoritas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) pada periode Agustus 2022 menunjukkan tren penurunan harga seperti pada periode sebelumnya. Penurunan harga ini dikarenakan menurunnya permintaan atas produk pertambangan tersebut di pasar dunia.

Hal ini mempengaruhi analisis penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan BK untuk periode Agustus 2022.

“Hampir seluruh produk pertambangan yang dikenakan bea keluar, yakni konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat pasir besi, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite) masih tetap menunjukkan penurunan harga seperti pada periode sebelumnya,” kata Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Veri Anggrijono dalam keterangan resmi.

Menurut Veri, hal ini dikarenakan terjadinya penurunan permintaan atas produk pertambangan tersebut di pasar dunia. Sedangkan harga konsentrat ilmenit mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Sementara itu, harga konsentrat mangan dan pellet konsentrat pasir besi sebagaimana biasanya tetap tidak mengalami perubahan.

Satu-satunya produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode Agustus 2022 adalah konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata US$504,51/WE atau naik sebesar 0,77%.

Baca Juga :   Harga Referensi CPO Meningkat untuk Periode 1 hingga 5 Agustus 2023

Adapun produk pertambangan yang mengalami penurunan harga rata-rata pada periode Agustus 2022 adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata sebesar US$3.035,33/WE atau turun sebesar 11,13%; konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62% dan ≤ 1% TiO2) dengan harga rata-rata sebesar US$98,68/WE atau turun sebesar 17,14%; konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO2) ≥ 10%) dengan harga rata-rata sebesar US$50,43/WE atau turun sebesar 17,14%; konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata sebesar US$809,27/WE atau turun sebesar 8,04%; konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata sebesar USD 950,81/WE atau turun sebesar 13,52%; konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan harga rata-rata sebesar US$58,92/WE atau turun sebesar 17,14%; konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata US$1.622,03/WE atau turun sebesar 0,59%; dan bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata sebesar US$32,57/WE atau turun sebesar 12,05%.

Baca Juga :   Bappebti Diminta Buka Blokir Withdrawal Member DNA Pro Secara Terbatas

Komoditas produk pertambangan konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan harga rata-rata US$ 227,05/WE dan pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54%) dengan harga rata-rata US$117,98/WE tetap tidak mengalami perubahan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics