Mempermudah Akses Pembiayaan, Bank Indonesia Dorong Pelaku UMKM Gunakan Aplikasi SIAPIK
Doni P.Joewono, Deputi Gubernur Bank Indonesia
Yunita mengatakan perluasan penggunaan aplikasi SIAPIK tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi dengan Kementerian dan Lemnbaga. Dalam kaitan ini SIAPIK telah menjadi bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) untuk mendukung akses pembiyaan UMKM.
Secara khusus sejak tahun lalu Bank Indonesia telah merintis kerja sama dengan Kementerian Tenga Kerja dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk melaksanakan pelatihan pencatatan keuangan dengan SIAPIK kepada tenaga kerja mandiri dan pelaku usaha pariwisata.
“Tahun 2022 ini, sinergi tersebut akan diperkuat oleh BI dengan Kemnaker dan Kemenparekraf melalui pelaksanaan pelatihan serta training of trainers secara masif dan berkala kepada lebih dari 1.500 UMKM dan 292 pendamping di seluruh wilayah Indonesia, ujar Yunita.
Untuk mengoptimalkan pemanfaatan SIAPIK secara luas, Bank Indonesia juga bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menysun buku pedomaan literasi SIAPIK yang telah memenuhi kaidah perbankan dalam melakukan analisis kredit.
Buku pedomaan ini dapat dimanfaatkan sebagai panduan bagi lembaga/instansi atau akademisi dan perorangan atau stakeholder lainnya yang akan menyelenggarakan program literasi SIAPIK termasuk juga menjadi acuan bagi para fasilitator SIAPIK yang sebelumnya telah memperoleh training of trainers untuk dapat menyuusn program edukasi yang sesuai dengan kebutuhan dan audiens.
Halaman Berikutnya