Menaker Ajak Serikat Pekerja BUMN Hadapi 2 Tantangan Besar di Dunia Kerja

0
44
Reporter: Rommy Yudhistira

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak serikat pekerja (SP) di lingkungan BUMN untuk menghadapi 2 tantangan besar yang akan mempengaruhi dunia kerja di masa depan. Kedua hal itu meliputi perkembangan kecerdasan buatan (AI), dan tuntutan transformasi menuju industri hijau.

Menurut Yassierli, SP berperan penting dalam mengawal kedua isu strategis tersebut. “Semangatnya adalah bagaimana kita bisa menyambut era AI dan transisi energi dengan cara yang adil, inklusif, dan tidak meninggalkan siapa pun,” kata Yassierli dalam keterangan resminya pada Selasa (28/10).

Dalam menghadapi perubahan global yang cepat, kata Yassierli, Indonesia memiliki 3 DNA sosial utama, yaitu gotong royong, kekeluargaan, dan musyawarah mufakat. Nilai-nilai itu menjadi kekuatan khas bangsa yang memiliki modal besar untuk memperkuat daya saing nasional.

“Saya percaya Indonesia memiliki modal sosial yang luar biasa. Gotong royong, kekeluargaan, dan musyawarah mufakat adalah DNA bangsa kita yang seharusnya memberi energi untuk kemajuan,” ujar Yassierli.

Meski demikian, kata Yassierli, pihaknya menyayangkan nilai-nilai tersebut sudah mulai memudar di dunia kerja. Padahal, semangat kebersamaan itu pernah membawa Indonesia menjadi bangsa yang besar, dan mampu menghadapi berbagai macam persoalan.

Baca Juga :   Anggota Komisi VII Minta Wacana Kenaikan Harga BBM Dihentikan, Ini Alasannya

Yassierli menilai, masyarakat Indonesia sejatinya terbiasa bekerja lintas fungsi, dan membangun solidaritas tim melalui budaya gotong royong. Oleh karena itu, Yassierli mengajak SP untuk menghidupi kembali semangat tersebut dalam menjawab tantangan disrupsi AI, dan industri hijau.

“Kita perlu mendorong perusahaan agar tidak hanya berorientasi ke dalam (inward looking), tetapi juga ke luar (outward looking) untuk mewujudkan cita-cita bersama, yaitu perusahaan maju, masyarakat sekitar tumbuh, dan pelaku usaha di berbagai tingkatan, UMKM maupun supplier ikut berkembang,” kata Yassierli.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics