Mendag Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Cukup Jelang Idul Adha
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memastikan harga barang kebutuhan pokok jelang Idul Adha di Pasar Besar, Palangkaraya, Kalimantan Tengah tetap stabil/Dokumentasi Biro Humas Kemendag
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memastikan harga barang kebutuhan pokok jelang Idul Adha di Pasar Besar, Palangkaraya, Kalimantan Tengah tetap stabil. Juga dipastikan stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Harga bahan pokok di Pasar Besar terpantau stabil dan stok tersedia. Walau ada kenaikan harga daging ayam ras, sejumlah komoditas bapok lainnya terpantau turun,” kata Zulkifli dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
Sesuai dengan pantauan, kata Zulkifli, harga rata-rata eceran bahan pokok tercatat stabil sepertiĀ beras medium Bulog Rp 9.500/kilogram (kg), gula pasir Rp 15 ribu/kg, minyak goreng curah Rp 14 ribu/liter, MinyaKita Rp 15 ribu/liter, minyak kemasan premium Rp 22.500/liter, daging sapi Rp 145 ribu/kg, kedelai Rp 17 ribu/kg, dan cabai rawit merah Rp 40 ribu/kg.
Sedangkan komoditas bahan pokok yang harganya menurun dibandingkan minggu lalu, kata Zulkifli, seperti telur ayam ras Rp 32 ribu/kg, bawang merah Rp 38 ribu/kg, tepung terigu Rp 13 ribu/kg, cabai merah keriting Rp 50 ribu/kg, cabai merah besar Rp 40 ribu/kg, dan bawang putih kating Rp 36 ribu/kg.
Sementara itu, ujar Zulkifli, komoditas bahan pokok yang harganya meningkat dibandingkan minggu sebelumnya seperti beras medium menjadi Rp 14 ribu/kg, dan daging ayam ras menjadi Rp 49 ribu/kg. Kemendag akan memantau kenaikan harga ayam ras itu dalamw aktu 2 minggu hingga 4 minggu nanti.
Menurut Zulkifli, sudah hampir 3 bulan harga daging ayam ras dibanderol pada harga Rp 32 ribu/kg atau berada di bawah harga acuan di tingkat eceran yang sudah ditetapkan sebesar Rp 36.750 per kg. Penetapan harga tersebut, menyebabkan kerugian bagi para peternak ayam selama berbulan-bulan belakangan ini.
“Sekarang agak mahal. Pelan-pelan saya akan urus agar harganya normal kembali dalam setengah bulan hingga satu bulan ke depan dan memberi kesempatan kepada peternak ayam,” kata Zulkifli.
Masih kata Zulkifli, pemerintah akan terus berupaya membuat harga bahan pokok yang ideal, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu murah. “Harga jangan ditekan terus. Kalau ditekan, nanti orang-orang tidak akan kerja, yang sedang saja,” tuturnya.