Tak Agresif Akuisisi, BCA Digital Fokus Pada Loyalitas Pengguna
Cermati Fintech Group (CFG) meluncurkan penawaran produk platform teknologi Banking as a Service (BaaS) di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan BCA Digital dan e-commece Blibli.
BCA Digital melalui aplikasi blu menjadi salah satu bank digital di Indonesia. BCA Digital yang diluncurkan secara resmi pada Juli 2021 lalu, disambut antusiasi oleh masyarkat Indonesia terutama kelompok usia 17 tahun hingga 25 tahun.
Duardi Prihandiko, Head of Marketing & Communication BCA Digital mengatakan BCA Digital dengan aplikasinya blu dibentuk karena dua alasan. Pertama, untuk mempercepat literasi keuangan di Indonesia yang masih rendah dibandingkan negara lain. Dengan adanya bank digital, masyarakat memiliki akses yang lebih mudah ke bank selama ada koneksi internet. Kedua, BCA Digital juga dibentuk sebagai respons BCA atas perkembangan bank digital baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Setelah kurang lebih 9 bulan menjadi salah satu bank digital di Indonesia, hingga 21 April 2022 jumlah pengguna aplikasi blu BCA Digital telah mencapai 675.900 pengguna. Mayoritas (44%) pengguna blu berusia 17 tahun hingga 25 tahun. Sebagian besar pengguna memiliki latar belakang sebagai karyawan swasta, pelajar/mahasiswa dan ibu rumah tangga.
Duardi mengatakan dalam mengakuisisi pengguna, BCA Dgital tidak menggunakan strategi agresif. Tetapi, fokus BCA Digital adalah menyediakan produk yang disukai oleh pengguna sehingga mereka menjadi pengguna aktif atau quality customer.
“Pengalaman kami terlalu agresif biasnya secara quality akan less. Makanya kami memutuskan enggak mau terlalu agresif. Kita fokus memperbaiki produk supaya orang suka dan mereka menjadi quality customer,” ujar Duardi saat temu media di Jakarta, Senin (25/4).
Fokus utama BCA Digital adalah memberikan service yang berkualitas dengan produk yang dibutuhkan oleh penggguna. Selain itu sebagai bank digital, pihaknya terus memperkuat infrastruktur teknologi seagai tulang punggung bisnis bank digital.
Total nominal seluruh transaksi di aplikasi blu BCA hingga 21 April 2022 mencapai Rp23,7 triliun, year to date. Total transaksi uang masuk ke rekening blu dari bank lain periode Januari 2022 hingga 21 April 2022 lebih dari Rp 5,1 triliun. Sementara, ​​dana pihak ketiga (DPK) yang terkumpul mencapai Rp3,16 triliun.Total transaksi tarik tunai tanpa kartu periode Januari 2022 hingga 21 April 2022 mencapai Rp87,78 miliar year to date.
Pada tahun 2022 ini, BCA Digital menggandeng Finansialku dalam memberikan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat, khususnya usia produktif. Mulai 25 April 2022, blu menyediakan layanan BI-Fast sebagai salah satu bank digital yang pertama dalam men-deploy BI-Fast. Layanan ini bisa digunakan dengan minimum transaksi sebesar Rp 5 ribu dan maksimal Rp 250 juta. Dalam waktu dekat, blu by BCA Digital akan meluncurkan virtual debit card.