Astra Agro Berkomitmen Jaga Kesinambungan dan Kelestarian Lingkungan Dalam Bisnisnya

0
70
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Astra Agro Lestari Tbk berkomitmen menjaga kesinambungan, dan efisiensi operasional perusahaan di seluruh lini. Anak usaha dari PT Astra International Tbk itu pun berupaya menjaga ekosistem lingkungan melalui sistem yang transparan, dan bisa ditelusuri.

Presiden Direktur Astra Agro Djap Tet Fa mengatakan, komitmen tersebut diperlihatkan secara langsung kepada para jurnalis yang berkunjung ke area operasional anak usaha Astra Agro, yakni PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi (GSIP) di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan itu, Djap mengatakan, pihaknya menunjukkan secara langsung implementasi digital, dan inovasi riset yang diterapkan secara terintegrasi di kebun sawit Astra Agro.

“Melalui digitalisasi, kami berupaya mengintensifikasikan lahan sekaligus memperkuat praktik perkebunan yang berkelanjutan,” kata Djap dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Selain itu, kata Djap, pihaknya pun menampilkan berbagai inovasi teknologi yang menjadi bagian penting dalam proses bisnis. Salah satu inovasi utama adalah plantation information management system (PIMS) yang merupakan sistem manajemen kebun berbasis data digital yang dikembangkan perseroan secara internal.

Baca Juga :   Erick Thohir: Program Gagasan Eco Untuk insan BUMN Lebih Peduli Lingkungan

Djap menambahkan, sistem itu mendukung pengelolaan operasional perkebunan sawit secara integrasi, akurat, dan langsung.

“PIMS berperan sebagai tulang punggung digitalisasi di seluruh unit usaha Astra Agro. Sistem ini memungkinkan integrasi dan efisiensi di setiap tahap operasional, serta menjadi dasar bagi analisis data dan pengambilan keputusan strategis berbasis informasi aktual dari lapangan,” ujar Djap.

Tidak hanya PIMS, kata Djap, Astra Agro telah mengembangkan teknologi digital lainnya seperti Astra Agro mandiri data analytic (Amanda), dan digital integrated data application (Dinda). Kedua sistem itu, memungkinkan analisis produktivitas harian, serta mendeteksi dini apabila terjadi anomali operasional di kebun.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap hektare lahan yang dikelola memberikan hasil optimal dengan tetap memperhatikan keseimbangan sosial dan lingkungan. Dengan inovasi dan komitmen, kami ingin menunjukkan bahwa keberlanjutan dan profitabilitas dapat berjalan beriringan,” ujar Djap.

Sementara itu, Direktur Astra Agro Lestari Bandung Sahari menambahkan, penggunaan digitalisasi pada sektor perkebunan bertujuan untuk memperkuat ekosistem agribisnis yang inklusif.

Baca Juga :   Belajar dari Tiongkok, Indef Dorong Pemerintah untuk Lanjutkan PPKM Level 4

Karena itu, kata Bandung, Astra Agro bertekad untuk menjaga transparansi pada seluruh rantai pasok hingga ke tingkat perkebunan yang dikelola oleh petani swadaya atau petani asosiasi. Sampai akhir tahun 2024, Bandung mengatakan, Astra Agro konsisten menjaga 100% penelusuran tanam buah segar (TBS) dari seluruh pemasok.

“Kami berharap pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan rantai pasok sawit yang tangguh, transparan, dan bertanggung jawab,” ujar Bandung.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics